PRADEKSO, RENDI HERMAWAN (2025) PERBANDINGAN STRUKTUR KOMUNITAS TUNIKATA (KELAS: ASCIDIACEA) PADA KAWASAN TAMAN NASIONAL KEPULAUAN SERIBU, JAKARTA (25dsa197). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Rendi Hermawan Pradekso 25dsa197 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Ascidian merupakan hewan invertebrata laut yang hidup dengan cara
menempel pada berbagai macam tipe substrat, seperti batuan, terumbu karang,
hingga lambung kapal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kelimpahan,
struktur komunitas, preferensi habitat, dan faktor lingkungan yang mempengaruhi
tunikata. Pengambilan data dilaksanakan pada bulan Agustus 2024 di perairan
Kepulauan Seribu, Jakarta, secara purposive sampling meliputi Pulau Pramuka
(shipwreck), Pulau Panggang (keramba jaring apung), Pulau Tidung (ekosistem
terumbu karang), dan Pulau Pari (ekosistem lamun). Metode yang digunakan dalam
pengambilan data yaitu metode Underwater Visual Census (UVC) dan metode
Underwater Photo Transect (UPT). Hasil kelimpahan spesies yang ditemukan
terdapat total 2671 individu yang berasal dari 29 spesies dan 5 spesies belum
teridentifikasi. Biota ascidian yang teridentifikasi berasal dari 7 famili dengan 9
genus yang berbeda. Nilai indeks keanekaragaman berada pada rentang 1,36-2,14
sehingga dikategorikan pada tingkat keanekaragaman sedang. Nilai indeks
keseragaman menunjukkan pada rentang 0,56-0,75 sehingga dikategorikan pada
keseragaman sedang hingga tinggi. Nilai indeks dominansi yang didapatkan berada
pada rentang 0,16-0,34 sehingga dikategorikan di tingkat dominansi rendah hingga
sedang. Preferensi habitat ascidian ditemukan paling banyak melekat pada substrat
keras seperti dinding logam kapal tenggelam, terumbu karang, karang mati dan
bebatuan. Hasil pengolahan data dengan menggunakan Principal Component
Analysis (PCA) menunjukkan bahwa kelimpahan ascidian memiliki nilai korelasi
tertinggi dengan variabel pH (0.892914), Sponge (0.846230), DCA (0.653613), dan
Salinitas (0.448053). Hal tersebut menunjukkan bahwa kelimpahan ascidian
dipengaruhi oleh berbagai faktor lingkungan seperti pH dan salinitas, serta faktor
tambahan seperti keberadaan substrat keras sebagai habitat, seperti logam besi,
batuan, dan terumbu karang.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ascidian, CPCe, Habitat, Kualitas Air, PCA |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 04:26 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 04:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44315 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
