Search for collections on Undip Repository

IDENTIFIKASI HARMFUL ALGAL BLOOMS DI KAWASAN REKREASI PANTAI TIRANG, SEMARANG (25dsa183)

MURTAQI, MOHAMAD RIFQI (2025) IDENTIFIKASI HARMFUL ALGAL BLOOMS DI KAWASAN REKREASI PANTAI TIRANG, SEMARANG (25dsa183). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Mohamad Rifqi Murtaqi 25dsa183 FULL.pdf] Text
Mohamad Rifqi Murtaqi 25dsa183 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Pantai Tirang rentan terhadap pencemar organik sebab letaknya di sekitar
muara Sungai Silandak dan Sungai Tapak, sehingga kondisi perairannya
mengalami pengkayaan nutrien. Perairan yang kaya nutrien berpotensi
menyebabkan fenomena harmful algal blooms (HABs) yaitu ledakan populasi
fitoplankton berbahaya yang tidak terkendali. Tujuan dari penelitian ini adalah
mengetahui jenis dan hubungan parameter fisika kimia perairan terhadap
kelimpahan fitoplankton penyebab HABs di kawasan rekreasi Pantai Tirang.
Pengambilan sampel dilakukan pada bulan Agustus dan September 2024 per lima
stasiun dengan menggunakan metode survei. Analisis sampel dilakukan di
Laboratorium PSDIL, FPIK, Undip. Jenis fitoplankton yang didapatkan sebanyak
21 genera dan fitoplankton yang berpotensi penyebab HABs terdapat 13 genera
yaitu Anabaena, Bacteriastrum, Ceratium, Chaetoceros, Dictyocha, Gymnodinium,
Noctiluca, Protoperidinium, Phalacroma, Pseuodo-nitzchia, Rhizosolenia,
Skeletonema, dan Thalassiosira. Fitoplankton yang mendominasi di Pantai Tirang
berasal dari kelas Bacillariophyceae sebanyak 70 - 84%, sedangkan genus yang
mendominasi adalah Chaetoceros yang tergolong dalam kelompok HABs perusak.
Kelimpahan Chaetoceros pada bulan Agustus sebesar 56.444 ind/L dan di bulan
September berjumlah 74.777 ind/L. Hasil analisis PCA menunjukkan bahwa
keberadaan fitoplankton penyebab HABs berkorelasi positif dengan parameter
fisika kimia perairan seperti nitrat dengan nilai loadings (0,948), kekeruhan (0,941),
TSS (0,937), ortofosfat (0,918), suhu (0,900) dan salinitas (0,807). Hasil analisis
korelasi juga menunjukkan adanya hubungan antara kelimpahan fitoplankton
dengan parameter fisika kimia seperti nitrat dengan nilai korelasi pearsons’r
(0,885), suhu (0,883), TSS (0,879), kekeruhan (0,877), ortofosfat (0,833) dan
salinitas (0,768). Berdasarkan hasil penelitian, diperlukan upaya pengendalian dan
mitigasi mengatasi permasalahan limbah organik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: HABs, Limbah Organik, Nitrat, Ortofosfat, Pantai Tirang
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 02 Feb 2026 02:58
Last Modified: 02 Feb 2026 02:58
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44278

Actions (login required)

View Item View Item