Razin, Thariq (2025) PEMERTAHANAN DAN PERGESERAN BAHASA MINANGKABAU KELUARGA ENDOGAMI DAN EKSOGAMI MIGRAN SUMATERA BARAT DI KOTA SEMARANG. Masters thesis, Faculty of Humanity.
|
Text
REVISI UJIAN TESIS_Tesis_Thariq Razin_13020322410003 (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan pemertahanan dan pergeseran bahasa Minangkabau serta faktor pemertahanan dan pergeseran bahasa Minangkabau yang terjadi pada keluarga endogami dan eksogami migran Sumatera Barat di Kota Semarang. Jenis penelitian ini adalah campuran dengan prosedur explanatory sequential melalui metode penelitian survei. Sumber data berasal dari keluarga endogami dan eksogami yang tergabung ke dalam Ikatan Masyarakat Minangkabau Semarang (IKMS). Sampel penelitian ditetapkan secara probabilitas sampling yakni sebanyak 76 orang dengan rincian 52 orang atau 26 keluarga dari kelompok endogami dan 24 orang atau 12 keluarga dari kelompok eksogami yang berfokus pada satu generasi. Data penelitian dikumpulkan secara observasi partisipan, kuesioner, dan wawancara. Data penelitian berupa nilai pengukuran sikap bahasa, realisasi sikap bahasa, pilihan bahasa, kemampuan penggunaan bahasa, transkripsi wawancara, dan gambar. Analisis data dilakukan secara kuantitatif melalui tendensi pusat dan sebar serta analisis dilakukan secara kualitatif melalui reduksi data, kategorisasi data, sintesisasi, dan penyusunan.
Hasil penelitian ditemukan bahwa pemertahanan bahasa kelompok keluarga endogami terwujud dalam sikap bahasa yang meliputi (1) sikap positif atas kesetiaan, (2) sikap sangat positif atas kebanggaan, dan (3) sikap positif atas kesadaran akan norma serta pilihan bahasa yang berupa (1) tingkat kemunculan penggunaan bahasa Minangkabau yang tinggi dalam ranah keluarga. Pemertahanan bahasa kelompok keluarga eksogami terwujud dalam sikap bahasa yang meliputi (1) sikap positif atas kebanggaan dan (2) sikap positif atas kesadaran akan norma. Pergeseran bahasa kelompok keluarga endogami terwujud dalam pilihan bahasa yang meliputi rendahnya penggunaan bahasa Minangkabau pada (1) ranah pertemanan, (2) ranah komunitas etnik, (3) ranah media sosial, (4) ranah pekerjaan, (5) ranah pelayanan publik, (6) ranah kemasyarakatan, dan (7) ranah ekonomi. Pergeseran bahasa dalam kelompok keluarga eksogami terwujud dalam sikap negatif atas kesetiaan bahasa serta pilihan bahasa yang meliputi rendahnya penggunaan bahasa Minangkabau pada (1) ranah keluarga, (2) ranah pertemanan, (3) ranah komunitas etnik, (4) ranah media sosial, (5) ranah pekerjaan, (6) ranah pelayanan publik, (7) ranah kemasyarakatan, dan (8) ranah ekonomi.
Faktor pemertahanan bahasa Minangkabau kelompok endogami meliputi (1) dukungan komunitas etnik, (2) pekerjaan sebagai pedagang, (3) kondusifitas penggunaan bahasa Minangkabau, (4) pertemuan sesama pengguna bahasa Minangkabau. Faktor pemertahanan bahasa Minangkabau dalam kelompok eksogami meliputi (1) peran perempuan dalam identitas budaya Minangkabau dan (2) tingginya mobilitas kunjungan ke wilayah Sumatera Barat. Faktor pergeseran bahasa Minangkabau dalam kelompok endogami meliputi (1) perpindahan wilayah penutur dengan kondisi endogami, (2) kebijakan penggunaan bahasa dalam lingkup internal keluarga, dan (3) internalisasi status migran. Faktor pergeseran bahasa Minangkabau kelompok eksogami meliputi (1) profesionalitas sebagai pekerja, (2) interaksi dan intensitas penggunaan bahasa Minangkabau terbatas, (3) kebijakan bahasa dalam keluarga yang tidak menguntungkan bahasa Minangkabau, (4) penggunaan bahasa yang dinamis, (5) pemisahan diri dari kelompok pengguna bahasa Minangkabau, (6) kehilangan jati diri, dan (7) rendahnya mobilitas kunjungan ke Sumatera Barat.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Magister of Linguistic |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 02 Feb 2026 02:05 |
| Last Modified: | 02 Feb 2026 02:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44258 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
