ERYANO, MOCHAMAD BINTANG PUTRA (2025) GAMBARAN MODERNISASI JEPANG PADA ERA MEIJI (1868-1912) DALAM UKIYO-E KARYA CHIKANOBU YOSHU 楊洲周延の浮世絵における明治時代 (1868 年~1912 年)の日本の近代化の描写. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Budaya.
|
Text
Skripsi Lengkap.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan modernisasi Jepang pada era Meiji
(1868–1912) dalam ukiyo-e seri The Royal Household at Play karya Chikanobu Yoshu.
Metode yang digunakan dalam penelitian adalah kualitatif dan analisis data dilakukan
dengan metode deskriptif. Teori yang dipakai meliputi tujuh unsur kebudayaan universal
dari Koentjaraningrat serta semiotika dari Roland Barthes.
Teori tujuh unsur kebudayaan universal dari Koentjaraningrat digunakan untuk
mengkategorisasikan unsur-unsur budaya yang ditemukan dalam ukiyo-e seri The Royal
Household at Play karya Chikanobu Yoshu. Sedangkan, teori semiotika dari Roland
Barthes digunakan untuk mengungkapkan sistem tanda, khususnya pada denotasi,
konotasi, dan mitos dalam ukiyo-e seri The Royal Household at Play karya Chikanobu
Yoshu. Data primer diperoleh dari observasi seri ukiyo-e The Royal Household at Play
karya Chikanobu Yoshu. Dari 78 lukisan di situs Ukiyo-e.org, dipilih 6 lukisan yang
mewakili 5 unsur kebudayaan, yaitu sosial, pengetahuan, peralatan hidup dan teknologi,
mata pencaharian, serta kesenian. Sedangkan, data sekunder diperoleh dari buku, jurnal,
artikel penelitian, dan sumber internet.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdasarkan unsur kebudayaan, ukiyo-e
karya Chikanobu Yoshu menggambarkan modernisasi Jepang pada era Meiji (1868-1912)
berdasarkan pada 5 unsur kebudayaan, yaitu: 1) Unsur sosial terdapat aturan berpakaian,
sistem militer, dan sistem pemerintahan. 2) Unsur pengetahuan terdapat kuda, museum,
sistem militer, dan sistem pemerintahan. 3) Unsur peralatan hidup dan teknologi terdapat
museum dan pakaian Barat. 4) Unsur Mata Pencaharian terdapat tentara, pejabat, musisi,
dan joki kuda. 5) Unsur kesenian terdapat konser musik dan pacuan kuda.
Sedangkan, berdasarkan semiotika, ukiyo-e karya Chikanobu Yoshu
menunjukkan Denotasi yang menampilkan pakaian bergaya Barat, konser musik modern,
latihan militer, sidang parlemen, pacuan kuda, hingga museum. Konotasinya
menunjukkan perubahan gaya hidup Jepang yang meniru budaya Barat sebagai simbol
status, kemajuan, dan keterbukaan. Mitosnya, keseluruhan karya menegaskan
modernisasi Jepang pada era Meiji berlangsung dengan meniru kebudayaan Barat.
Kata kunci: ukiyo-e; Chikanobu Yoshu; modernisasi; era Meiji; unsur kebudayaaan
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Humanities |
| Divisions: | Faculty of Humanities > Department of Japanese Language and Culture |
| Depositing User: | Tugirin |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 02:05 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 02:05 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44181 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
