ABDURAHMAN, FATHAH and Dwiwarno, Nuswantoro and Pramono, Agus (2019) IMPLEMENTASI MALE CAPTUS BENE DETENTUS SEBAGAI PENYIMPANGAN TERHADAP HUKUM INTERNASIONAL. _046 HI 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Fathah - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (254kB) |
|
|
Text
Fathah - abstrak.pdf Download (10kB) |
|
|
Text
Fathah - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (130kB) |
|
|
Text
Fathah - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (180kB) |
|
|
Text
Fathah - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (104kB) |
|
|
Text
Fathah - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (231kB) |
|
|
Text
Fathah - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (91kB) |
|
|
Text
Fathah - dapus.pdf Download (97kB) |
Abstract
Prinsip male captus bene detentus merupakan prinsip yang membenarkan pengadilan suatu negara untuk mengadili suatu perkara terlepas dari cara penangkapannya. Prinsip ini berkembang ke lingkup internasional dikarenakan semakin banyaknya pelaku kejahatan yang melarikan diri ke luar negeri, disusul oleh praktik penculikan ekstra teritorial oleh negara tempat kejahatan dilakukan terhadap pelaku yang berada di negara lain. Dalam penerapannya, prinsip ini menimbulkan friksi di kalangan para ahli mengenai implementasi prinsip tersebut dalam ranah hukum internasional. Oleh karena itu, penulis bermaksud membahas bagaimana penggunaan prinsip ini dalam kasus-kasus yang telah terjadi serta bagaimana kedudukan prinsip ini dalam hukum internasional.
Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, yaitu pendekatan yang dilakukan berdasarkan bahan hukum utama dengan cara menelaah teori-teori, konsep-konsep, asas-asas hukum, serta peraturan perundang-undangan yang berhubungan dengan penelitian ini. Selanjutnya, melalui metode analisis deskriptif, penulis berharap dapat menjawab secara tuntas persoalan mengenai penggunaan dan kedudukan prinsip ini.
Berdasarkan hasil penelitian, prinsip male captus bene detentus digunakan secara berbeda-beda di negara penganutnya dan berkembang sesuai dengan kasus-kasus yang terjadi. Prinsip ini juga merupakan bentuk penyimpangan dari hukum internasional yang ada, terutama dalam hal terjadinya pelanggaran terhadap kedaulatan negara. Bentuk pelanggaran yang terjadi akibat penerapan prinsip ini termasuk ke dalam internationally wrongful act, dan bentuk-bentuk pertanggungjawabannya diatur dalam Draft Articles on Responsibility of States for Internationally Wrongful Acts. Setelah penelitian ini, penulis berharap agar negara-negara menggunakan cara yang legal dalam menangani pelarian pelaku kejahatan ke luar negeri serta melakukan pengkajian ulang terhadap penerapan prinsip ini di negaranya.
Kata Kunci: Implementasi, Prinsip Male Captus Bene Detentus, Penyimpangan, Hukum Internasional
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Implementasi, Prinsip Male Captus Bene Detentus, Penyimpangan, Hukum Internasional |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 30 Jan 2026 05:00 |
| Last Modified: | 30 Jan 2026 05:00 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44152 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
