Soekarno, Bangkit Bangun and Hardiwinoto, Soekotjo and Setyawanta, Lazarus Tri (2019) PENGGUNAAN RANJAU LAUT OLEH ALBANIA DITINJAU DALAM PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL (STUDI KASUS CORFU CHANNEL INCIDENT 1946). _007 HI 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Bangkit - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
|
|
Text
Bangkit - abstrak.pdf Download (72kB) |
|
|
Text
Bangkit - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (223kB) |
|
|
Text
Bangkit - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (213kB) |
|
|
Text
Bangkit - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (114kB) |
|
|
Text
Bangkit - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (336kB) |
|
|
Text
Bangkit - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (107kB) |
|
|
Text
Bangkit - dapus.pdf Download (204kB) |
Abstract
Corfu Channel Incident merupakan insiden maritim yang terjadi pada 22 Oktober 1946 yang menimpa kapal perang milik Kerajaan Inggris, di mana kapal perang Kerajaan Inggris yang berlayar dalam masa damai melewati Corfu Channel tiba-tiba menabrak ranjau laut yang disebar oleh Albania pada Corfu Channel yang merupakan jalur pelayaran internasional.
Penelitian ini membahas tentang pengaturan mengenai penggunaan ranjau laut oleh Albania dan kelalaian yang dilakukan oleh Albania dalam memberitahu adanya bahaya yang ada di perairannya kepada kapal perang Inggris yang melewati Corfu Channel. Insiden ini ditinjau dalam perspektif Hague Convention VIII 1907: Convention Relative to The Laying of Automatic Submarine Contact Mines serta implikasi insiden ini ditinjau dalam aturan hukum laut saat ini, serta membahas bagaimana tanggung jawab Albania terhadap Inggris.
Penelitian ini menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan spesifikasi penelitian berupa penelitian deskriptif analitis. Data penelitian bersumber dari data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan metode analisis data yang digunakan adalah metode kualitatif.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelalaian yang dilakukan Albania merupakan sebuah pelanggaran ketentuan Hague Convention VIII 1907: Convention Relative to The Laying of Automatic Submarine Contact Mines pada Article 3 dan Article 4. Mengacu pada putusan ICJ Judgment of 9th April 1947, Albania dinyatakan diharuskan membayar kompensasi reparasi atas kerusakan dua kapal perang milik Inggris, yaitu HMS Saumarez dan HMS Volage, sebesar £843.947.
Kata kunci: ranjau laut, tanggung jawab negara, hukum laut
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ranjau laut, tanggung jawab negara, hukum laut |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 08:07 |
| Last Modified: | 09 Feb 2026 06:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44103 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
