MOHEDE, MICHELLE GLORIA and Susetyorini, Peni and Roisah, Kholis (2019) PERTANGGUNGJAWABAN NEGARA PENERIMA KEPADA NEGARA PENGIRIM ATAS KERUSAKAN GEDUNG PERWAKILAN DIPLOMATIK di WILAYAH KONFLIK (Studi Kasus: Bom Kabul Afganistan Merusak Kedutaan Besar Jerman, Prancis, India dan Jepang Tahun 2017). _030 HI 2019. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
MICHELLE G - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (917kB) |
|
|
Text
MICHELLE G - abstrak.pdf Download (202kB) |
|
|
Text
MICHELLE G - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (352kB) |
|
|
Text
MICHELLE G - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (551kB) |
|
|
Text
MICHELLE G - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
|
|
Text
MICHELLE G - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (539kB) |
|
|
Text
MICHELLE G - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (203kB) |
|
|
Text
MICHELLE G - dapus.pdf Download (436kB) |
Abstract
Hubungan diplomatik merupakan salah satu aspek penting yang dibutuhkan suatu negara. Dalam hubungan diplomatik terdapat gedung perwakilan diplomatik, di mana objek tersebut memiliki perlindungan hukum yang harus diberikan oleh negara penerima. Hukum internasional telah membebankan kewajiban kepada negara penerima untuk melakukan perlindungan terhadap gedung perwakilan diplomatik negara pengirim. Permasalahan dalam penulisan hukum ini adalah penerapan peraturan mengenai perlindungan hukum terhadap gedung perwakilan diplomatik di wilayah konflik berdasarkan hukum internasional, serta tanggung jawab Afghanistan selaku negara penerima terhadap kerusakan gedung perwakilan diplomatik Jerman, Prancis, India, dan Jepang yang berada di wilayah konflik Kabul.
Penelitian ini merupakan penelitian yuridis normatif dan menggunakan metode pengumpulan data sekunder dengan bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Penelitian dilakukan secara deskriptif, dan metode analisis yang digunakan adalah metode analisis kualitatif.
Hukum internasional telah mengatur mengenai perlindungan yang wajib diberikan kepada perwakilan diplomatik yang berada di wilayah negara penerima, di mana perwakilan diplomatik harus terbebas dari segala bentuk gangguan dan serangan. Selanjutnya, negara penerima diwajibkan untuk memberikan pertanggungjawaban atas kesalahan dan kelalaian dalam menjalankan kewajibannya untuk melindungi perwakilan diplomatik di wilayahnya.
Kata Kunci: Pertanggungjawaban, Premises, Wilayah Konflik
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pertanggungjawaban, Premises, Wilayah Konflik |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 28 Jan 2026 02:21 |
| Last Modified: | 11 Mar 2026 06:21 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/44057 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
