CHANDRA W, URSULA TANIESHA LULA and NAFIADI, NAUFAN YASAR (2025) ANALISIS PENERAPAN SISTEM TRANSIT SIGNAL PRIORITY TERHADAP KINERJA SIMPANG BERSINYAL PADA RENCANA PENGEMBANGAN AUTONOMUS-RAIL RAPID TRANSIT DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO; FAKULTAS TEKNIK.
Full text not available from this repository.Abstract
Salah satu cara mengurangi kepadatan arus lalu lintas adalah melakukan peningkatan
efisiensi dan kinerja pada simpang bersinyal, dengan mengembangkan sarana
angkutan massal cepat yaitu trem. Seiring berkembangnya jaman, trem berevolusi ke
arah yang lebih modern menjadi Autonomus-Rail Rapid Transit (ART). Dalam
operasionalnya, ART membutuhkan Transit Signal Priority bertujuan untuk
memberikan prioritas sinyal lalu lintas bagi kendaraan ART di persimpangan
bersinyal, sehingga dapat mengurangi waktu tunggu dan memperbaiki efisiensi
pergerakan kendaraan. Untuk merealisasikan sarana tersebut, perlu dilakukan
analisis terhadap kondisi eksisting dan kondisi apabila ART diimplementasikan
terhadap kinerja pada simpang bersinyal yang dilalui oleh jalur perencanaan, mulai
dari besarnya volume lalu lintas hingga lamanya tundaan yang akan terjadi. Hal ini
bertujuan untuk mendapatkan gambaran detail mengenai kondisi persimpangan
bersinyal saat sebelum dan setelah diterapkannya Transit Signal Priority. Dalam
melakukan analisis, digunakan metode penelitian kuantitatif dengan menerjemahkan
data menjadi angka yang digunakan untuk menganalisis kebutuhan hasil temuan.
Hasil penelitian akan menunjukkan perubahan signifikan pada kinerja persimpangan
bersinyal, termasuk perubahan waktu siklus dan peningkatan atau pengurangan
kepadatan lalu lintas. Setelah dilakukan analisis kinerja simpang bersinyal saat
sebelum dan setelah ART direalisasikan, didapatkan nilai derajat kejenuhan pada
salah satu simpang lebih dari 0,85 yaitu dengan nilai paling tinggi 2,089. Hal ini
menunjukkan bahwa simpang tersebut lebih dari jenuh. Oleh karena itu, dilakukan
analisis terhadap usulan-usulan atau skenario baru. Hasil analisis dari beberapa
skenario diperoleh nilai derajat kejenuhan tetap lebih dari 0,85 pada setiap pendekat,
dengan nilai tertinggi 2,140. Artinya jalur ART tidak disarankan untuk melalui
simpang tersebut, serta perlu dilakukan analisis lebih lanjut terkait penerapan sinyal
prioritas yang akan berdampak pada kinerja simpang.
Kata kunci: Autonomus-Rail Rapid Transit, Transit Signal Priority
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Civil Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Civil Engineering |
| Depositing User: | nurohmi pwk |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 04:31 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 04:31 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43969 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
