MAULANI, KHAIRUN NISA (2023) PERANCANGAN USER INTERFACE DAN USER EXPERIENCE APLIKASI PENDETEKSI WARNA UNTUK PENDERITA BUTA WARNA DENGAN METODE DESIGN THINKING. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
KHAIRUN NISA MAULANI_21120119120006_Judul.pdf Download (866kB) |
|
|
Text
KHAIRUN NISA MAULANI_21120119120006_Bab I.pdf Restricted to Repository staff only Download (26kB) |
|
|
Text
KHAIRUN NISA MAULANI_21120119120006_Bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (341kB) |
|
|
Text
KHAIRUN NISA MAULANI_21120119120006_Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (603kB) |
|
|
Text
KHAIRUN NISA MAULANI_21120119120006_Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
KHAIRUN NISA MAULANI_21120119120006_Bab V.pdf Restricted to Repository staff only Download (8kB) |
|
|
Text
KHAIRUN NISA MAULANI_21120119120006_Daftar Pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (29kB) |
|
|
Text
KHAIRUN NISA MAULANI_21120119120006_Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (735kB) |
Abstract
Buta warna adalah kondisi ketidakmampuan atau keterbatasan dalam
membedakan warna tertentu. Orang yang mengalami buta warna tidak dapat
melihat atau membedakan beberapa warna dengan jelas atau bahkan sama sekali.
Kondisi ini terjadi karena ada kelainan pada sel-sel konus di retina mata yang
bertanggung jawab untuk mendeteksi warna. Kondisi buta warna biasanya tidak
dapat disembuhkan, dan penderita belajar beradaptasi dengan mengandalkan
perbedaan kecerahan dan intensitas warna untuk mengidentifikasi objek atau
menggunakan teknologi yang membantu dalam pengenalan warna.
Era digital ditandai dengan konektivitas yang luas. Internet telah menjadi
bagian tak terpisahkan dari kehidupan sehari-hari. Pembuatan aplikasi CODEC
(Color Detection) dapat membantu penderita buta warna dalam mengatasi
masalah membedakan warna pada objek yang dilihat. Desain aplikasi ini
mempertimbangkan User Interface dan User Experience yang berperan penting
dalam pengalaman pengguna. Metode Design Thinking digunakan dalam
perancangan yang meliputi 5 tahap, yaitu tahap Empathize, Define, Ideate,
Prototype, dan Test.
Hasil akhir dari metode ini, telah berhasil dibuat prototype aplikasi
pendeteksi warna dengan desain yang mudah dipahami seperti penggunaan warna,
ikon, dan tata letak yang berguna bagi penderita buta warna untuk berinteraksi
dengan dunia warna secara lebih mandiri dan memperkaya pengalaman mereka
sehari-hari.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | User Interface, User Experience, Penderita Buta Warna, Design Thinking |
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Computer Engineering |
| Depositing User: | Teknik Komputer |
| Date Deposited: | 27 Jan 2026 04:02 |
| Last Modified: | 27 Jan 2026 04:02 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43906 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
