Search for collections on Undip Repository

PENDEKATAN GENERALIZED ADDITIVE MODEL (GAM) SEBAGAI INDIKATOR POTENSI DAERAH PENANGKAPAN IKAN LAYANG (Decapterus spp) DI PERAIRAN WPP-NRI 573 (25dpt147)

NAJLA’, NARESWARI HUWAIDA (2025) PENDEKATAN GENERALIZED ADDITIVE MODEL (GAM) SEBAGAI INDIKATOR POTENSI DAERAH PENANGKAPAN IKAN LAYANG (Decapterus spp) DI PERAIRAN WPP-NRI 573 (25dpt147). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Nareswari Huwaida Najla' 25dpt147 FULL.pdf] Text
Nareswari Huwaida Najla' 25dpt147 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Pemanfaatan sumber daya Ikan Layang di WPP-NRI 573 belum optimal.
Penentuan daerah penangkapan Ikan Layang masih secara tradisional. Prakiraan
daerah penangkapan ikan dapat dilakukan secara akurat menggunakan teknologi
penginderaan jauh dengan memanfaatkan data citra satelit. Pendekatan analisis
stastistik dapat digunakan mencari keterkaitan dan kesesuaian variabel oseanografi
terhadap keberadaan gerombolan ikan. Penelitian ini bertujuan menganalisis
sebaran parameter oseanografi, hubungan antara paramater oseanografi dengan
sebaran Ikan Layang, serta menganalisis potensi daerah penangkapan (DPI) Ikan
Layang di WPP-NRI 573. Hubungan antara parameter oseanografi dengan sebaran
Ikan Layang dianalisis menggunakan analisis Generalized Additive Model (GAM)
dan metode deskriptif. Data oseanografi diperoleh dari citra satelit dan data
produksi diperoleh dari PPP Tamperan dianalisis untuk mengetahui hubungan non
linear dengan kelimpahan ikan. Analisis data melalui permodelan GAM dilakukan
pada perangkat lunak R 4.4.2. Visualisasi data yang diolah menggunakan program
python melalui platform google colab. Hasil menunjukan Sebaran klorofil-a di
WPP-NRI 573 paling luas terjadi pada Mei dan Agustus, sementara pada bulan
lainnya merata, suhu permukaan laut (SPL) bervariasi dari 27°C hingga 32°C,
salinitas dari 32 hingga 35 PSU, dan sea surface height (SSH) dari 0,10 hingga 0,90
meter, dengan nilai lebih tinggi di laut lepas. Klorofil-a dan SSH memiliki
hubungan linear dengan DPI, masing-masing berkontribusi sebesar 29,94% dan
10,46%. SPL dan Salinitas menunjukkan hubungan non-linear, dengan kontribusi
SPL 32,1% dan Salinitas 10,82%. Potensi DPI terbesar terjadi pada Januari hingga
Mei, mendukung musim puncak penangkapan, sementara potensi minim terjadi
pada Juli hingga Agustus akibat time lag parameter oseanografi dan migrasi ikan.
Area potensi daerah penangkapan Ikan Layang mulai meluas pada akhir musim
peralihan I, kemudian bertambah luas pada musim barat hingga peralihan II
ditandai dengan naiknya hasil tangkapan mulai musim tersebut.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ikan Layang, Daerah Penangkapan Ikan, Generalized Additive Model, Parameter Oseanografi, WPP-NRI 573.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Capture Fisheries
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 26 Jan 2026 04:03
Last Modified: 26 Jan 2026 04:03
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43862

Actions (login required)

View Item View Item