Search for collections on Undip Repository

ANALISIS PEMANFAATAN SUMBERDAYA IKAN KUNIRAN (Upeneus moluccensis) YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) BANYUTOWO KABUPATEN PATI (25dpt141)

ANDRIFANI, CHAIRUNNISA (2025) ANALISIS PEMANFAATAN SUMBERDAYA IKAN KUNIRAN (Upeneus moluccensis) YANG DIDARATKAN DI TEMPAT PELELANGAN IKAN (TPI) BANYUTOWO KABUPATEN PATI (25dpt141). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of Chairunnisa Andrifani 25dpt141 FULL.pdf] Text
Chairunnisa Andrifani 25dpt141 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Ikan Kuniran (Upeneus moluccensis) adalah ikan demersal yang hidup
didasar perairan. Ikan Kuniran merupakan salah satu tangkapan utama di PPI
Banyutowo dan memiliki nilai ekonomis yang cukup tinggi. Produksi hasil
tangkapan ikan kuniran di PPI Banyutowo tertinggi ditahun 2020 sebesar 70,894
kg dan terendah ditahun 2021 sebesar 31,116 kg, mengalami penurunan di tahun
2021. Oleh karena itu, perlu dilakukan penelitian mengenai Dinamika Populasi
Ikan Kuniran (Upeneus moluccensis) yang Didaratkan di Tempat Pelelangan Ikan
(TPI) Banyutowo agar bisa dijadikan sebagai acuan maupun dasar untuk
kebijakan kedepanya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif
kuantitatif dengan metode pengumpulan data dan pengambilan sampel secara acak
sebanyak 800 ekor. Data yang dikumpulkan yaitu panjang (cm) dan berat (gr)
dengan menggunakan alat tangkap cantrang one day fishing pada bulan November - Desember 2024. Metode analisis yang digunakan adalah software FISAT II dan
Microsoft Excel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ikan Kuniran di Perairan
Banyutowo, Kabupaten Pati memiliki pola pertumbuhan allometrik negatif
dengan persamaan 0,02L2,84 dan ukuran Lc50% (13,05 cm) < Lm (16,64 cm)
mengidentifikasi bahwa Ikan Kuniran belum layak tangkap dan sudah
berkembang biak sebelum tertangkap. Parameter pertumbuhan Ikan Kuniran (L∞)
yaitu 18,90 cm, K 0,5 per tahun; (t0) = -0,431. Mortalitas total, mortalitas alami,
mortalitas penangkapan dan laju eksploitasi yang didapatkan secara berturut-turut
1,7; 1,31; 0,44; 0,25. Laju ekspolitasi 0,25 nilai tersebut menunjukkan eksploitasi
ikan kuniran tergolong belum mencapai level puncak yang lestari (Underfishing).
Menunjukkan bahwa pemanfaatan sumber daya Ikan Kuniran masih berada di
bawah tingkat optimal dan populasinya masih dalam kondisi yang baik.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Ikan Kuniran (Upeneus moluccensis), Laju Eksploitasi, Laju Mortalitas, Laju Pertumbuhan.
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Capture Fisheries
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 22 Jan 2026 07:42
Last Modified: 22 Jan 2026 07:42
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43719

Actions (login required)

View Item View Item