PERMATASARI, ENDAH RAHMAWATI (2025) DINAMIKA MUARA SUNGAI BENGAWAN SOLO MENGGUNAKAN CITRA SATELIT SENTINEL-2A TAHUN 2017, 2019, 2024 (25dsa136). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
ENDAH RAHMAWATI PERMATASARI 25dsa136 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Muara sungai adalah pertemuan antara aliran sungai dan laut, di mana air
tawar bercampur dengan air asin membentuk ekosistem yang kaya akan nutrisi dan
keanekaragaman hayati. Muara Sungai Bengawan Solo mengalir dari Solo, Jawa
Tengah dan mengalir ke arah timur laut hingga bermuara di Laut Jawa, Kecamatan
Ujungpangkah, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Muara sering mengalami
permasalahan TSS yang tinggi sehingga meningkatkan erosi serta membawa
material halus ke perairan. Penelitian ini berlokasi di muara Sungai Bengawan Solo
berada di Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk
mengetahui pola perubahan luasan lahan, dinamika pantai, TSS, dan mengetahui
keberadaan makrozoobentos yang ada di muara Sungai Bengawan Solo. Metode
penelitian yang digunakan adalah purposive sampling dengan pengambilan sampel
sedimen, sampel air dan sampel makrozoobentos. Penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui dinamika muara Sungai Bengawan Solo dengan menggunakan citra
satelit Sentinel-2A tahun 2017, 2019, 2024. Penelitian ini menunjukkan adanya
perubahan signifikan pada muara Sungai Bengawan Solo dalam periode 2017,
2019, 2024. Pada tahun 2017-2019 luasan lahan mengalami peningkatan seluas 222
ha, pada tahun 2019-2024 meningkat seluas 324 ha dan total luasan pada 2017
2024 seluas 546 ha. Dinamika pantai mencerminkan perubahan yang terjadi
terutama di kawasan pelabuhan dan muara. Nilai TSS yang terjadi pada muara
Sungai Bengawan Solo memiliki nilai kandungan TSS yang tinggi pada setiap
stasiun. Stasiun 1 memiliki nilai TSS terkecil dengan nilai 134,83 mg/L dan stasiun
7 memiliki nilai TSS terbesar yaitu 396,28 mg/L. Fraksi sedimen yang terdapat
pada kawasan muara Sungai Bengawan Solo mendapatkan hasil liat dengan nilai
persentase < 75,46%. Makrozoobentos yang ditemukan pada seluruh stasiun
berjumlah 11 spesies dan terdapat spesies yang memiliki kelimpahan relatif
sebanyak 42% yaitu Anadara granosa yang mendominasi kawasan muara Sungai
Bengawan Solo.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Dinamika Pantai, Makrozoobentos, Muara Sungai, Sentinel-2A, Total Suspended Solid. |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Aquatic Resources |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 07:20 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 07:20 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43710 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
