Search for collections on Undip Repository

ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN DIGITAL SHORLINE ANALYSIS SYSTEM (DSAS) DI PESISIR KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (25dos117)

DIANA, VALEN FEBIROSE (2025) ANALISIS PERUBAHAN GARIS PANTAI MENGGUNAKAN DIGITAL SHORLINE ANALYSIS SYSTEM (DSAS) DI PESISIR KULON PROGO, DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA (25dos117). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of VALEN FEBIROSE DIANA 25dso117 FULL.pdf] Text
VALEN FEBIROSE DIANA 25dso117 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, merupakan wilayah
pesisir yang berbatasan langsung dengan Samudera Hindia dan rentan terhadap
perubahan garis pantai akibat faktor alam seperti gelombang, angin, pasang surut,
serta aktivitas manusia. Penelitian ini dilakukan bertujuan untuk menganalisis dan
menghitung luasan perubahan garis pantai di pesisir Kabupaten Kulon Progo pada
kurun waktu 2022 hingga 2024 menggunakan Citra Satelit Sentinel-2 dengan
metode Digital Shoreline Analysis System (DSAS), serta mengidentifikasi faktor
faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan garis pantai di wilayah tersebut.
Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif melalui analisis citra satelit
Sentinel-2 untuk digitasi garis pantai dengan metode NDWI dan DSAS.
Pengambilan sampel sedimen dilakukan pada 5 titik pantai yang terdapat di
sepanjang pesisir Kabupaten Kulon Progo. Pemilihan 5 lokasi dengan masing
masing 1 titik pengambilan data bertujuan untuk mewakili kondisi sedimen di area
pesisir secara keseluruhan. Hasil analisis DSAS menunjukkan perubahan garis
pantai signifikan dengan laju abrasi dan akresi bervariasi. Tinggi gelombang
maksimum meningkat dari 3,58 m pada tahun 2022 menjadi 4,66 m di tahun 2024,
sementara kecepatan longshore current meningkat dari 1,11 m/s pada tahun 2022
menjadi 1,77 m/s di tahun 2024. Transport sedimen meningkat dari 452.318,585
m³/tahun pada tahun 2022 menjadi 733.371,87 m³/tahun di tahun 2024. Distribusi
sedimen didominasi pasir (83–99%), menunjukkan lingkungan berenergi tinggi.
Luas akresi tertinggi terjadi pada tahun 2023 – 2024 sebesar 118,56 ha, sedangkan
abrasi tertinggi tercatat sebesar 52,67 ha pada tahun 2022 – 2024.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Arus Sejajar Pantai, Transport Sedimen, Perubahan Garis Pantai, DSAS
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Oceanography
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 22 Jan 2026 03:10
Last Modified: 22 Jan 2026 03:10
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43672

Actions (login required)

View Item View Item