RUKHAYATI, SYERLY NIKEN (2025) ANALISIS PENGARUH LAMA WAKTU PERENDAMAN DAN JENIS UMPAN TERHADAP HASIL TANGKAPAN UDANG PUTIH (Penaeus merguiensis) PADA BUBU NAGA DI PERAIRAN SEMARANG (25dpt115). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Syerly Niken Rukhayati 25dpt115 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Bubu naga banyak digunakan oleh masyarakat pesisir Utara Kota Semarang
yaitu di Perairan Tambak Lorok karena konstruksinya yang mudah dilipat dan
dibawa, sederhana, mudah dioperasiakan, dan harganya yang relatif lebih murah
dibandingkan dengan alat tangkap jenis lainnya. Bubu naga bersifat pasif dan jenis
jebak (trap) yang bergantung pada lama waktu perendaman dan penggunaan
umpan. Jaring pada bubu naga ini terbuat dari benang PE multifilament berwarna
putih atau bening. Bubu naga dioperasikan pada perairan dangkal dengan substrat
lumpur berpasir dengan hasil tangkapan berupa jenis crustasea seperti udang putih
(Penaeus merguiensis) dan kepiting, tidak jarang ikan demersal seperti ikan kerapu
dan ikan barakuda dapat tertangkap secara tidak sengaja. Penelitian ini bertujuan
untuk menganalisis pengaruh lama waktu perendaman dan penggunaan jenis umpan
terhadap hasil tangkapan udang putih (Penaeus merguiensis) di Peraiaran
Semarang. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode experimental
fishing dengan menggunakan 2 variabel yaitu lama waktu perendaman dan jenis
umpan dengan 7 kali pengulangan. Lama waktu perendaman pada penelitian ini
yaitu 12 jam dan 24 jam, untuk jenis umpan yang digunakan yaitu ikan rucah, usus
ayam, dan cangkang kerang hijau. Komposisi hasil tangkapan bubu naga yaitu
(Penaeus merguiensis), udang windu (Penaeus monodon), ikan tompel (Lutjanus
fulviflamma), kepiting hijau (Scylla paramamosain), kepiting batu (Myomenippe
hardwickii), ikan barakuda (Sphyraena barracuda), dan ikan kerapu lumpur
(Epinephelus coioides). Hasil uji Mann-Whitney diperoleh nilai (Assymp. Sig)
sebesar 0,018 (<0,05) pada waktu perendaman menunjukkan bahwa terdapat
perbedaan nyata. Nilai hasil uji Kruskal-Wallis (Assymp. Sig) pada umpan sebesar
0,173 (>0,05) menunjukkan bahwa tidak terdapat pengaruh yang signifikan.
Interaksi antara immersing dan jenis umpan menggunakan uji Friedman
menunjukkan hasil terdapat pengaruh yang signifikan dengan nilai 0,000 (<0,05).
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bubu Naga, Hasil Tangkapan, Lama Perendaman, Udang Putih, Umpan |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Capture Fisheries |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 22 Jan 2026 02:58 |
| Last Modified: | 22 Jan 2026 02:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43669 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
