Search for collections on Undip Repository

Perbedaan Hasil Sterilisasi Peralatan Invasif di Puskesmas Ngesrep Kota Semarang (Alat Bedah Gigi dan Mulut serta Partus Set)

Kusumawardani, Shafa Nadia and Ciptaningtyas, V. Rizke and Nugroho, Teddy Wahyu and Pramono, Dodik (2026) Perbedaan Hasil Sterilisasi Peralatan Invasif di Puskesmas Ngesrep Kota Semarang (Alat Bedah Gigi dan Mulut serta Partus Set). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak.pdf

Download (81kB)

Abstract

Latar Belakang : Sterilisasi merupakan proses penting dalam pelayanan kesehatan yang bertujuan untuk menghilangkan semua bentuk mikroorganisme pada peralatan medis, baik yang bersifat patogen maupun non-patogen. Di puskesmas, efektivitas proses sterilisasi menjadi indikator penting dalam mencegah infeksi nosokomial.
Tujuan : Mengetahui perbedaan hasil sterilisasi antara alat bedah gigi dan mulut serta partus set di Puskesmas Ngesrep Kota Semarang.
Metode : Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan
pendekatan potong lintang (cross-sectional). Sampel berupa alat bedah gigi dan mulut serta partus set yang telah disterilisasi. Data dikumpulkan melalui uji sterilitas dengan metode swab, kemudian dianalisis secara deskriptif dan komparatif menggunakan uji statistik sesuai jenis data.
Hasil : Berdasarkan hasil analisis uji Mann-Whitney tidak terdapat perbedaan yang signifikan jumlah koloni bakteri antara kelompok alat bedah gigi dan mulut dengan kelompok partus set (p=0,317) dan pada uji Fisher’s exact menunjukkan tidak terdapat perbedaan yang signifikan pada jenis bakteri antara kelompok alat bedah gigidan mulut dengan kelompok partus set (p=1,000). Pada kelompok alat bedah gigi dan mulut ditemukan 1 sampel positif bakteri Gram Positif bentuk batang.
Kesimpulan : Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum proses sterilisasi peralatan invasif di Puskesmas Ngesrep telah berjalan dengan baik, ditandai dengan tidak adanya perbedaan jumlah dan jenis bakteri antara alat bedah gigi dan mulut serta partus set. Namun, ditemukannya satu koloni bakteri Gram positif berbentuk batang pada alat bedah gigi dan mulut menunjukkan kemungkinan adanya faktor prosedural, teknis, atau penanganan pascaterilisasi. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan pengawasan standar operasional prosedur sterilisasi, pemeliharaan alat, dan pelatihan tenaga kesehatan untuk mencegah risiko kontaminasi dan infeksi
nosokomial.
Kata kunci : sterilisasi, alat medis, autoklaf, puskesmas, kontaminasi bakteri

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: sterilisasi, alat medis, autoklaf, puskesmas, kontaminasi bakteri
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 23 Jan 2026 04:32
Last Modified: 23 Jan 2026 04:32
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43668

Actions (login required)

View Item View Item