Search for collections on Undip Repository

IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF Spirulina platensis DAN Chlorella vulgaris SEBAGAI NUTRASEUTIKAL IMUNOSTIMULAN MENGGUNAKAN ANALISIS MOLECULAR DOCKING (25dt110)

HAIFA, SEPTIYANI PRAJA (2025) IDENTIFIKASI SENYAWA BIOAKTIF Spirulina platensis DAN Chlorella vulgaris SEBAGAI NUTRASEUTIKAL IMUNOSTIMULAN MENGGUNAKAN ANALISIS MOLECULAR DOCKING (25dt110). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.

[thumbnail of SEPTIYANI PRAJA HAIFA 25dt110 FULL.pdf] Text
SEPTIYANI PRAJA HAIFA 25dt110 FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Mikroalga Spirulina platensis dan Chlorella vulgaris merupakan mikroalga
yang memiliki nilai gizi tinggi dan dapat dimanfaatkan untuk mendukung sistem
imun. Imunostimulan merupakan senyawa yang dapat meningkatkan mekanisme
pertahanan tubuh baik secara spesifik maupun secara non spesifik. Senyawa
bioaktif dari Spirulina platensis terdiri dari Tetradecanoic acid, Hexadecanoic acid
Methyl Ester, Hexadecanoic acid, 9-Octadecanoic acid dan 9-Octadecenal-(Z).
Senyawa bioaktif dari Chlorella vulgaris terdiri dari Tetradecanoic acid,
Hexadecanoic acid Methyl Ester, Hexadecanoic acid dan Pentanedioic acid 3
ethyl-3-methyl. Senyawa yang terkandung dari kedua mikroalga ini akan diuji
menggunakan metode in silico yaitu molecular docking. Molecular docking
merupakan suatu metode yang sering digunakan dalam penelitian untuk
mengembangkan obat-obatan baru. Pengujian ini akan melalui analisis PASS
Online, SwissADME dan ProTox-II untuk mengetahui potensi senyawa sebagai
kandidat obat dengan menggunakan 2 jenis protein yaitu TLR (2J67) dan CTL
(4WCO). Hasil pengujian molecular docking akan divalidasi menggunakan nilai
binding affinity, RMSD dan interaksi dari ikatannya. Nilai binding affinity akan
menunjukkan jumlah energi yang dibutuhkan untuk membentuk ikatan antara ligan
dengan reseptor. Nilai RMSD akan menunjukkan gambaran seberapa besar
perubahan konformasi ligan sebelum dan sesudah proses validasi dilakukan.
Interaksi ikatan senyawa akan menunjukkan ikatan hidrogen dan interaksi
hidrofobik yang dapat menentukan stabilitas ligan pada reseptor hingga kekuatan
interaksi keduanya. Hasil tertinggi dengan protein TLR yaitu 9-Octadecanoic acid
sebesar -6,3 kkal/mol, RMSD LB sebesar 1,361 Ǻ dan RMSD UB sebesar 2,116 Ǻ,
sedangkan hasil terendah yaitu Pentadioic acid 3-ethyl-3-methyl sebesar -5,1
kkal/mol, RMSD LB sebesar 1,69 Ǻ dan RMSD UB sebesar 2,459 Ǻ. Hasil
tertinggi dengan protein CTL yaitu 9-Octadecenal-(Z) sebesar -5,1 kkal/mol,
RMSD LB sebesar 1,301 Ǻ dan RMSD UB sebesar 1,974 Ǻ, sedangkan hasil
terendah yaitu Hexadecanoic acid methyl ester sebesar -4,4 kkal/mol, RMSD LB
sebesar 1,006 Ǻ dan RMSD UB sebesar 2,961 Ǻ.Hasil ini menunjukkan bahwa
senyawa bioaktif Spirulina platensis lebih potensial dibanding Chlorella vulgaris.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Spirulina platensis, Chlorella vulgaris, Molecular Docking, SwissADME, ProTox-II, Binding Affinity, RMSD
Subjects: Fisheries And Marine Sciences
Divisions: Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Fishery Products Technology
Depositing User: pancasila wati
Date Deposited: 22 Jan 2026 02:26
Last Modified: 22 Jan 2026 02:26
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43660

Actions (login required)

View Item View Item