SETIAWAN JODY, NUR IKHSAN (2025) ANALISIS JENIS LAMUN DI PERAIRAN PRAWEAN DAN MARINA, JEPARA, JAWA TENGAH (25dik89). Undergraduate thesis, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan.
|
Text
Nur Ikhsan Setiawan Jody 25dik89 FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Padang lamun di ekosistem perairan dangkal memiliki beberapa fungsi
penting, yaitu sebagai produsen primer, tempat tinggal bagi berbagai biota,
stabilisator dasar perairan, penangkap sedimen, dan pendaur hara. Ekosistem
padang lamun dibatasi oleh beberapa faktor lingkungan, yakni suhu, cahaya,
salinitas, kedalaman, substrat dasar, nutrien dan pergerakan air laut (ombak, arus,
pasang surut). Pemilihan lokasi penelitian, yakni Pantai Prawean dan Pantai
Marina, Jepara didasarkan pada minimnya kajian sebelumnya mengenai kondisi
ekosistem lamun dikedua pantai tersebut, sehingga data pendukung tentang lamun
dan kondisi lingkungan di area tersebut masih cukup terbatas. Selain itu lokasi ini
juga terdapat aktivitas manusia yang mempengaruhi tutupan lamun. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui komposisi jenis lamun di Pantai Prawean dan Pantai
Marina, Jepara, Jawa Tengah. Data dikumpulkan dengan metode line transect
quadrant yang panjangnya 100 meter pada jarak antara transek satu sama lainnya
50 meter dengan pengulangan quadrant sebanyak 11 kali di setiap line trnasect.
Analisis laboratorium dilakukan untuk mengetahui konsentrasi nitrat dan fosfat
menggunakan metode spektrofotometri, sedangkan bahan organik menggunakan
metode pengabuan dan substrat dasar menggunakan analisis granolometri. Hasil
penelitian menunjukkan rata rata jumlah tutupan lamun di Pantai Prawean sebesar
74,21% ± 14,12% (mean ± SD); nitrat, fosfat, dan bahan organik berurut-turut
sebesar 0,3 (mg/L); 0,16 (mg/L); dan 10% dengan substrat dasar berjenis sand.
Sementara itu, jumlah tutupan lamun di Pantai Marina sebesar 56,26% ± 3,47%
(mean ± SD); nitrat, fosfat, dan bahan organik berurut-turut sebesar nitrat
0,57(mg/L); 0,04(mg/L); dan 8,6% dengan substrat dasar berjenis sand. Hasil PCA
menunjukan bahwa Oceana serrulata dan Cymodocea rotundata berkorelasi positif
dengan silt dan nitrat. Thalassia hemprichii berkorelasi positif dengan bahan
organik, tutupan, fosfat, sand dan salinitas. Gravel berkorelasi positif dengan arus,
suhu, DO dan pH. Penelitian ini mengungkapkan bahwa ekosistem lamun di Pantai
Prawean dan Marina, Jepara, Jawa Tengah, memiliki enam jenis lamun dengan
tutupan yang bervariasi. Faktor lingkungan seperti suhu, salinitas, dan kedalaman
mempengaruhi kelimpahan lamun. Lamun berperan penting sebagai produsen
primer, habitat biota laut, dan stabilisator dasar perairan, serta mendukung
keanekaragaman hayati.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Lamun, Pantai Prawean, Pantai Marina, Substrat Dasar |
| Subjects: | Fisheries And Marine Sciences |
| Divisions: | Faculty of Fisheries and Marine Sciences > Department of Marine Science |
| Depositing User: | pancasila wati |
| Date Deposited: | 20 Jan 2026 01:46 |
| Last Modified: | 20 Jan 2026 01:46 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43621 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
