MUNTHE, Daniel Josua Mangihut Tua (2025) POTENSI EFEKTIVITAS INSTRUMEN COUNTERCYCLICAL CAPITAL BUFFER TERHADAP PERTUMBUHAN KREDIT INDONESIA PERIODE 2016-2024. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020121120043.pdf - Published Version Download (217kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020121120043.pdf - Published Version Download (208kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020121120043.pdf - Published Version Download (300kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020121120043.pdf - Published Version Download (227kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020121120043.pdf Restricted to Repository staff only Download (241kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks - 12020121120043.pdf - Published Version Download (4MB) |
Abstract
Pertumbuhan kredit yang berlebihan berpotensi memicu ketidakseimbangan siklus keuangan apabila ekspansinya melebihi fundamental ekonomi, sehingga diperlukan instrumen makroprudensial seperti Countercyclical Capital Buffer (CCB). Indonesia hingga saat ini belum pernah mengaktifkan Countercyclical Capital Buffer (CCB) karena dianggap belum memasuki fase ekspansi kredit yang berlebihan. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi efektivitas CCB dalam dalam menstabilkan pertumbuhan kredit di Indonesia dengan menganalisis hubungan antara Credit-to-GDP gap (GAP), variabel makroekonomi, risiko perbankan, serta interaksi GAP dan CCB. Selain itu, penelitian ini membangun skenario pertumbuhan kredit berlebihan sebagai dasar simulasi aktivasi CCB sesuai kerangka Basel III.
Penelitian menggunakan data kuartalan dari tahun 2016 sampai 2024 dengan metode Vector Error Correction Model (VECM) untuk melihat hubungan jangka panjang dan jangka pendek antarvariabel. Selanjutnya, Stuctural Vector Error Correction Model (SVECM) digunakan untuk mengidentifikasi guncangan struktural dan dinamika respons kredit melalui Impulse Response Function (IRF) dan Variance Decomposition (VD). Skenario pertumbuhan kredit dengan pendekatan standar deviasi, pembentukan credit-to-GDP gap dengan metode HP-Filter, dan skenario simulasi CCB disusun berdasarkan ambang batas Basel III.
Hasil Penelitian menunjukkan bahwa credit-to-GDP gap memiliki pengaruh positif signifikan terhadap pertumbuhan kredit dalam jangka panjang, menandakan adanya mekanisme koreksi ketika pertumbuhan kredit dalam jangka panjang. Shock Credit-to-GDP gap dari SVECM bersifat ekspansif pada awal periode namun terkoreksi selanjutnya. NPL dan BI7DRR terbukti menekan pertumbuhan kredit, sedangkan variabel dummy Countercyclical Capital Buffer (CCB) terbukti secara signifikan menurunkan pertumbuhan kredit secara signifikan sehingga efektif sebagai instrumen penahan ekspansi berlebihan. Interaksi Credit-to GDP gap dengan CCB menunjukkan efek stabilitasi, menandakan bahwa CCB dapat memperkuat ketahanan perbankan ketika tekanan siklikal meningkat.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Counteryclical Capital Buffer, Credit-to-GDP gap, Pertumbuhan Kredit, VECM, SVECM, Risiko Kredit, Kebijakan Makroprudensial. |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 19 Jan 2026 06:29 |
| Last Modified: | 19 Jan 2026 06:35 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43585 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
