Antonius, Eka Padmahantara and Indarti, Erlyn and Sulistyawan, Aditya Yuli (2020) MERINGANKAN BEBAN PENGUSAHA, MEWUJUDKAN KESEJAHTERAAN PEKERJA : Suatu Telaah Filsafat Hukum Melalui Kajian Paradigmatik Mengenai Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 Tentang Pengupahan. _Dasar Ilmu Hukum 2020. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Eka Padmahantara Antonius - cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (671kB) |
|
|
Text
Eka Padmahantara Antonius - abstrak.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
Eka Padmahantara Antonius - bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (450kB) |
|
|
Text
Eka Padmahantara Antonius - bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (637kB) |
|
|
Text
Eka Padmahantara Antonius - bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (320kB) |
|
|
Text
Eka Padmahantara Antonius - bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (430kB) |
|
|
Text
Eka Padmahantara Antonius - bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (305kB) |
|
|
Text
Eka Padmahantara Antonius - dapus.pdf Download (126kB) |
Abstract
Semenjak penetapan Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015 tentang Pengupahan, upah selalu menjadi hal yang tak habis-habisnya dipersoalkan kalangan pekerja. Pro dan kontra dari masyarakat luas berdatangan terutama para pekerja yang menganggap PP ini merugikan pekerja, sebaliknya sebagian besar
pengusaha justru menyambut baik usulan itu karena mereka akan dengan mudah menentukan besaran biaya tenaga kerja untuk satu tahun ke depan. Adapun salah satu alasan terhadap penolakan PP tersebut karena serikat pekerja tidak dilibatkan dalam kenaikan upah minimum dan tidak digunakannya lagi indikator kebutuhan
hidup layak sebagai elemen utama penghitungan penetapan upah minimum.
Tujuan dari penelitian ini adalah memahami sumbangan filsafat hukum, utamanya kajian pardigmatik, bagi penyelesaian permasalahan yang terkait dengan pemahaman dan penerapan PP 78/2015 tentang Pengupahan dalam rangka meringankan beban pengusaha sekaligus mewujudkan kesejahteraan pekerja.
Tradisi penelitian kualitatif dan juga paradigma critical theory et. al.
dipilih sebagai titik pandang serta pedoman yang digunakan dalam penyusunan penelitian hukum ini. Pengumpulan data melalui penelitian kepustakaan yang didukung dengan wawancara terhadap para pemangku kepentingan yang berkaitan dengan PP 78/2015 tentang Pengupahan. Metode analisis yang dipakai adalah analysis content dan penyajian datanya dalam bentuk laporan tertulis secara ilmiah.
Dari hasil penelitian yang didapat, menunjukkan bagaimana pemahaman para informan tentang 1) Maksud sebenarnya dari PP 78/2015 tentang Pengupahan, 2) Penerapan PP 78/2015 tentang Pengupahan, dan 3) Sumbangan filsafat hukum, utamanya kajian pardigmatik, bagi penyelesaian permasalahan yang terkait dengan pemahaman dan penerapan PP 78/2015 tentang Pengupahan
dalam rangka meringankan beban pengusaha sekaligus mewujudkan kesejahteraan pekerja.
Kesimpulan dari hasil penelitian ini adalah dalam penerapannya,
penghitungan upah minimum berdasarkan PP 78/2015 tentang Pengupahan tidak dapat mewujudkan kesejahteraan bagi kalangan pekerja karena tidak dapat meningkatkan taraf hidup pekerja, namun meringankan beban pengusaha karena meningkatkan produktivitas dan kepastian bagi perusahaan. Dan harapan yang
muncul adalah rumusan penghitungan upah minimum ke depannya harus memperhitungkan kemampuan dan kelangsungan perusahaan sekaligus juga memperhatikan kesejahteraan pekerja.
Kata kunci : Pengupahan, Kesejahteraan, Paradigma.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Pengupahan, Kesejahteraan, Paradigma |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 14 Jan 2026 06:30 |
| Last Modified: | 14 Jan 2026 06:30 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43552 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
