Abriliya, Zarkisy and Susilo Putri, Nandha Kharisma (2025) Perencanaan Landfill Mining pada TPA Jatibarang sebagai Upaya Penyediaan Bahan Baku Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Refuse Derived Fuel (TPST RDF). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
Repository Teknik Lingkungan_Zarkisy dan Nandha.pdf Download (1MB) |
Abstract
ABSTRAK
Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatibarang Kota Semarang memiliki
luas total 46,183 Ha dan beroperasi sejak Maret 1992. Saat ini, TPA
Jatibarang menerima timbunan sampah mencapai 700-900 ton/hari dari total kapasitas maksimal 60.000 ton. Kondisi ini menyebabkan TPA Jatibarang mengalami permasalahan daya tampung yang dikhawatirkan akan overload jika tidak dilakukan penanganan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi penerapan teknologi landfill mining zona pasif TPA Jatibarang dengan melakukan penilaian indeks risiko landfill. Indeks risiko landfill TPA Jatibarang berada pada rentang 300 600 sehingga memenuhi syarat untuk dilakukan rehabilitasi sebagai solusi pengurangan timbunan sampah lama dan menghasilkan bahan bakar alternatif berupa Refused Derived Fuel (RDF). Hasil analisis menunjukkan sampah zona pasif 1, 2, 3, dan 4 TPA Jatibarang memiliki potensi komposisi sampah RDF sebesar 73,52%, sampah non combustible sebesar 19,36%, dan pasir 7,12%. Sampel sampah landfill mining memiliki nilai kalor sebelum dijemur sebesar 4.337,4 kcal/kg, nilai kalor setelah dijemur sebesar 6.664,82 kcal/kg, kadar air sebelum
dijemur 38,65%, kadar air setelah dijemur 5,59%, kadar abu 14,61%,
kadar sulfur total 0,05%, kadar klorin 0,04%, dan kadar merkuri 0,0035 mg/kg. Berdasarkan analisis parameter SNI 9313:2024 tentang Bahan Bakar Serpihan Sampah untuk Industri Semen menunjukkan bahwa sampah dari landfill mining direkomendasikan untuk pemanfaatan menjadi Refused Derived Fuel (RDF) karena berada di bawah ambang batas. Potensi produksi RDF dari aktivitas landfill mining akan mencapai 235,67 ton/hari dengan input sampah 470,08 ton/hari. Implementasi landfill mining memerlukan investasi infrastruktur sebanyak Rp14.545.423.092 dan komitmen kemitraan dengan industri offtaker PT Semen Grobogan. Produk RDF yang dihasilkan akan didistribusikan ke PT Semen Grobogan dengan jarak 38,8 km menggunakan 2 dump truck sebanyak 4 ritasi. TPST RDF direncanakan memiliki kapasitas 470,08 ton/hari dengan luas total 6.785 m2. Penelitian ini merekomendasikan integrasi landfill mining dengan RDF sebagai strategi pengelolaan sampah berkelanjutan di Kota Semarang.
Kata kunci: Refuse Derived Fuel (RDF), Tempat Pengolahan Sampah
Terpadu (TPST), Landfill Mining
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Department of Environmental Engineering |
| Depositing User: | anik riyanti |
| Date Deposited: | 08 Jan 2026 07:29 |
| Last Modified: | 08 Jan 2026 07:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43486 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
