Simbolon, Harbangan Frans Michael and Yuwanto, Yuwanto (2026) IMPLEMENTASI PROGRAM KOLABORASI SOSIAL BERSKALA BESAR (KSBB) UNTUK UMKM DI MASA PANDEMI COVID-19 DI JAKARTA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
HARBANGAN FRANS MICHAEL SIMBOLON_14010121140202_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
HARBANGAN FRANS MICHAEL SIMBOLON_14010121140202_BAB I.pdf - Submitted Version Download (509kB) |
|
|
Text
HARBANGAN FRANS MICHAEL SIMBOLON_14010121140202_BAB II.pdf - Submitted Version Download (551kB) |
|
|
Text
HARBANGAN FRANS MICHAEL SIMBOLON_14010121140202_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (597kB) |
|
|
Text
HARBANGAN FRANS MICHAEL SIMBOLON_14010121140202_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (248kB) |
|
|
Text
HARBANGAN FRANS MICHAEL SIMBOLON_14010121140202_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (170kB) |
|
|
Text
HARBANGAN FRANS MICHAEL SIMBOLON_14010121140202_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Pandemi COVID-19 menciptakan disrupsi multidimensional yang berdampak
signifikan pada penurunan omzet sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah
(UMKM) di DKI Jakarta. Sebagai respons, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta
meluncurkan program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) UMKM yang
diintegrasikan dalam platform Jakpreneur dan diatur melalui Peraturan Gubernur
Nomor 2 Tahun 2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi
program KSBB dalam Jakpreneur serta mengidentifikasi faktor-faktor pendukung
dan penghambat pelaksanaannya.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan teori
implementasi George C. Edwards III yang meliputi aspek komunikasi, sumber
daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Pengumpulan data dilakukan melalui
wawancara dengan Dinas PPKUKM, Satuan Pelaksana Jakpreneur di berbagai
wilayah, dan pelaku UMKM, serta didukung oleh studi dokumen.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi program KSBB UMKM
mengubah peran pemerintah menjadi kolaborator yang memfasilitasi bantuan
melalui platform digital, dengan fokus kegiatan pada pelatihan kewirausahaan
digital dan fasilitasi pinjaman modal. Namun, ditemukan kesenjangan antara
kebijakan dan realitas di lapangan, di mana banyak pelaku UMKM tidak menyadari
keberadaan program KSBB secara spesifik akibat branding yang kurang sampai ke
akar rumput. Faktor pendukung keberhasilan program terletak pada disposisi
pelaksana yang suportif dan struktur birokrasi yang jelas . Sebaliknya, faktor
penghambat utama adalah komunikasi yang mengalami distorsi informasi serta
keterbatasan sumber daya, termasuk rasio pendamping yang tidak sebanding,
rendahnya literasi digital, dan kendala riwayat kredit (SLIK OJK) pada pelaku
UMKM.
Kata Kunci: KSBB UMKM, Jakpreneur, Implementasi Program, Pandemi
COVID-19, Dinas PPKUKM.
21. Ilmu Pemerintahan 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Government Science |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 06 Jan 2026 08:13 |
| Last Modified: | 06 Jan 2026 08:13 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43430 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
