Adho'ah, Septiana Nur and Herawati, Augustin Rina (2026) EVALUASI DAMPAK KEBIJAKAN SUBSIDI PUPUK TERHADAP PETANI HORTIKULTURA (STUDI KASUS DI KECAMATAN KEJAJAR KABUPATEN WONOSOBO). Undergraduate thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK.
|
Text
SEPTIANA NUR A_14020121130109_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
SEPTIANA NUR A_14020121130109_BAB I.pdf - Submitted Version Download (744kB) |
|
|
Text
SEPTIANA NUR A_14020121130109_BAB II.pdf - Submitted Version Download (489kB) |
|
|
Text
SEPTIANA NUR A_14020121130109_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (706kB) |
|
|
Text
SEPTIANA NUR A_14020121130109_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (224kB) |
|
|
Text
SEPTIANA NUR A_14020121130109_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (224kB) |
|
|
Text
SEPTIANA NUR A_14020121130109_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Perubahan kebijakan subsidi pupuk yang membatasi jenis pupuk dan mengurangi
komoditas penerima subsidi menimbulkan dampak signifikan bagi petani
hortikultura di Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Mayoritas petani
membudidayakan komoditas nonsubsidi, seperti kentang, kubis, dan sayuran
dataran tinggi, sehingga bergantung pada pupuk nonsubsidi dengan harga relatif
tinggi. Kondisi ini memengaruhi pola pemupukan, meningkatkan biaya produksi,
serta berkontribusi pada penurunan produktivitas, yang menunjukkan kebijakan
belum sepenuhnya responsif terhadap kebutuhan petani dataran tinggi. Penelitian
ini bertujuan mengevaluasi dampak kebijakan subsidi pupuk serta mengidentifikasi
faktor penyebab kebijakan belum mencapai dampak optimal bagi petani
hortikultura di Kecamatan Kejajar. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dengan analisis mengacu
pada teori dampak kebijakan menurut Dye dan faktor kegagalan dampak kebijakan
menurut Anderson. Hasil penelitian menunjukkan kebijakan subsidi pupuk
memberikan manfaat bagi petani penerima dalam menekan biaya produksi, namun
membebani petani nonpenerima karena tingginya harga pupuk nonsubsidi,
pengurangan dosis pemupukan, dan hasil panen kurang optimal. Dalam jangka
pendek, subsidi meningkatkan efisiensi produksi, tetapi dalam jangka panjang
berpotensi menimbulkan ketergantungan. Dampak biaya langsung berupa harga
pupuk lebih rendah bagi petani penerima, meskipun distribusinya belum merata.
Dampak biaya tidak langsung tercermin pada meningkatnya motivasi petani
penerima, sementara ketidakmerataan subsidi menurunkan motivasi petani
nonpenerima. Faktor penyebab meliputi keterbatasan kuota pupuk, jumlah kios
belum ideal, ketidaksesuaian sasaran kebijakan dengan komoditas unggulan lokal,
keragaman karakteristik wilayah, serta kendala administratif dan teknis petani.
Sebaiknya pemerintah perlu melakukan penyesuaian komoditas berbasis potensi
unggulan lokal, mempercepat pendirian Koperasi Desa Merah Putih sebagai pusat
distribusi Kios Pupuk Bersubsidi, serta mengoptimalkan edukasi dan
pendampingan bagi petani.
Kata kunci: Dampak Kebijakan, Subsidi Pupuk, Petani Hortikultura.
52 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 05 Jan 2026 06:59 |
| Last Modified: | 05 Jan 2026 06:59 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43365 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
