Hastama, Ryan Adyuta Kalula and Prananingtyas, Paramita and Mahmudah, Siti (2025) ANALISA YURIDIS SEMA NOMOR 3 TAHUN 2023 YANG MELARANG UPAYA HUKUM KEPAILITAN DAN PKPU TERHADAP PENGEMBANG RUMAH SUSUN SELAKU DEBITOR. _242 DG 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Ryan Adyuta Kalula Hastama_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (948kB) |
|
|
Text
Ryan Adyuta Kalula Hastama_ABSTRAK.pdf Download (504kB) |
|
|
Text
Ryan Adyuta Kalula Hastama_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (565kB) |
|
|
Text
Ryan Adyuta Kalula Hastama_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (692kB) |
|
|
Text
Ryan Adyuta Kalula Hastama_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (848kB) |
|
|
Text
Ristyan Molya Wijayanti_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (227kB) |
|
|
Text
Ryan Adyuta Kalula Hastama_DAFPUS.pdf Download (544kB) |
Abstract
Tahun 2023 lalu, tercipta SEMA Nomor 3 Tahun 2023 yang dikeluarkan oleh Mahkamah Agung sebagai pengatur kebijakan yang mengatur terkait larangan permohonan pailit terhadap debitor pengembang rumah susun. Adanya pengaturan tersebut menuai pendapat pro serta kontradiktif dari masyarakat melihat pengaturan tersebut dinilai bertentangan dengan ketentuan yang diatur pada Undang-Undang Nomor 37 Tahun 2004 tentang KPKU. Lebih lanjut, peraturan tersebut juga dinilai membatasi dan merugikan pihak kreditor yang ingin mendapatkan kembali haknya.
Metode penelitian yang digunakan adalah melalui yuridis normatif dengan penelitian deskriptif analitis pada peraturan SEMA Nomor 3 Tahun 2023 beserta data primer serta sekunder lainnya. Tujuan dari penelitian adalah menganalisis latar belakang yuridis terciptanya SEMA Nomor 3 Tahun 2023 dan menganalisis upaya hukum lain yang dapat ditempuh kreditor setelah adanya SEMA tersebut.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat latar belakang yuridis yang terbagi menjadi pendapat pro dan kontradiktif berdasar keadilan serta kepastian hukum. Namun, walaupun adanya perbedaan perspektif pada latar belakang tersebut, SEMA Nomor 3 Tahun 2023 perlu diterima melihat bahwa peraturan tersebut merupakan solusi yang responsif terhadap permasalahan nyata masyarakat. Selain itu, penelitian juga menunjukkan bahwa masih terdapat banyak upaya hukum yang dapat ditempuh bagi kreditor dalam mengupayakan haknya.
Kata Kunci : Kreditor, Pengembang Rumah Susun, Larangan Permohonan Pailit
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kreditor, Pengembang Rumah Susun, Larangan Permohonan Pailit |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 07:49 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 07:49 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43309 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
