FEBRIANI, REFI LEILITA and ALFIAN, MUHAMMAD FAIZAL (2026) PERGESERAN OPINI PUBLIK TERHADAP ENERGI NUKLIR DALAM PROSES SEKURITISASI KEAMANAN ENERGI JEPANG PADA ERA FUMIO KISHIDA. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
REFI LEILITA FEBRIANI_14050122130037_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (643kB) |
|
|
Text
REFI LEILITA FEBRIANI_14050122130037_BAB I.pdf - Submitted Version Download (451kB) |
|
|
Text
REFI LEILITA FEBRIANI_14050122130037_BAB II.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
REFI LEILITA FEBRIANI_14050122130037_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (742kB) |
|
|
Text
REFI LEILITA FEBRIANI_14050122130037_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (193kB) |
|
|
Text
REFI LEILITA FEBRIANI_14050122130037_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (299kB) |
Abstract
Pada masa kepemimpinan Perdana Menteri Fumio Kishida, Jepang mengalami
tekanan ekonomi yang signifikan berupa defisit anggaran dan lonjakan tagihan
listrik domestik sebagai dampak dari disrupsi global yang dipicu oleh invasi Rusia
ke Ukraina pada tahun 2022. Mengingat sektor energi merupakan fondasi bagi
seluruh aktivitas ekonomi nasional, gangguan terhadap pasokan energi dipandang
sebagai ancaman langsung terhadap keberlangsungan fungsi negara.
Berdasarkan situasi tersebut, penelitian ini berfokus kepada bagaimana
upaya Perdana Menteri Fumio Kishida membingkai isu disrupsi global sebagai
ancaman eksistensial terhadap keamanan energi Jepang, sehingga menuntut
respons kebijakan yang luar biasa, khususnya percepatan reaktivasi pembangkit
listrik tenaga nuklir. Kishida mengadopsi strategi yang lebih agresif melalui tindak
tutur dan wacana keamanan. Penelitian ini menggunakan teori sekuritisasi
Copenhagen School dan metode kualitatif dengan analisis wacana untuk menelaah
proses konstruksi ancaman oleh aktor negara yang melibatkan respons dari audiens,
yaitu publik Jepang, yang masih dibayangi oleh trauma sosial pasca kecelakaan
Fukushima Daiichi 3/11.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi retoris Kishida yang
mengaitkan krisis energi dengan tekanan ekonomi domestik berkontribusi pada
pergeseran opini publik menuju penerimaan yang lebih besar terhadap reaktivasi
energi nuklir. Namun, pergeseran tersebut bersifat parsial dan tidak sepenuhnya
menghilangkan resistensi serta keraguan publik terkait aspek keselamatan dan
keberlanjutan energi nuklir.
Kata kunci: Jepang, sekuritisasi, keamanan energi, opini publik, nuklir
3 HUBUNGAN INTERNASIONAL 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of International Relations |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 02:51 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 02:51 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43268 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
