PRIATMAJA, AGENG and Kurnianto, Aditya and Pasmanasari, Elta Diah (2025) Hubungan Terapi Endovaskular Terhadap Perubahan Luaran Klinis (Delta NIHSS) Pasien Stroke Iskemik Akut di RSUP dr. Kariadi Semarang (Studi Eksploratif longitudinal Kadar GFAP Serum). Masters thesis, UNIVERSITAS DIPONEGORO.
|
Text (ABSTRAK-KTI)
ABSTRACT AGENG BEBAS PUSTAKA.pdf Download (307kB) |
Abstract
Latar Belakang: Glial fibrillary acidic protein (GFAP) merupakan biomarker kerusakan astrosit yang meningkat sejak jam-jam awal stroke iskemik dan umumnya memuncak dalam 48–72 jam pasca-onset. Intervensi endovaskular pada oklusi pembuluh besar berpotensi mempercepat reperfusi dan menurunkan pelepasan GFAP.
Tujuan: Menilai (1) perbedaan perubahan skor National Institutes of Health Stroke Scale (ΔNIHSS) antara pasien yang menerima terapi endovaskular dan kontrol dari H3 ke H7; serta (2) hubungan antara perubahan kadar GFAP (ΔGFAP) dengan ΔNIHSS.
Metode: Kohort observasional dua kelompok pada pasien stroke iskemik akut. Pengukuran NIHSS dan GFAP dilakukan pada H3 dan H7. Luaran primer: perbedaan rerata ΔNIHSS antar kelompok. Luaran sekunder: perbedaan ΔGFAP antar kelompok dan korelasi ΔGFAP–ΔNIHSS. Analisis statistik pada uji komparatif ΔNIHSS dan ΔGFAP menggunakan uji Independent T-test, korelasi ΔNIHSS–ΔGFAP menggunakan korelasi Pearson dan Analisis Multivariat menggunakan Model regresi logistik eksploratif untuk menilai pengaruh faktor risiko terhadap perbaikan klinis (ΔNIHSS) dikotomis
Hasil: Sebanyak 40 pasien dianalisis (20 endovaskular; 20 kontrol). ΔNIHSS antar kelompok belum menunjukkan perbedaan bermakna (selisih rerata 0,4 poin; IK 95% -0,88 s.d. 1,68; p = 0,522). Terdapat hubungan kuat dan signifikan antara ΔGFAP dan ΔNIHSS (r=0,672; p=0,018). Analisis multivariat secara eksploratif menunjukkan adanya hubungan antara hipertensi dan dislipidemia dengan luaran klinis (p=0,002),
Kesimpulan: Perubahan GFAP berasosiasi dengan perubahan status neurologis dini. Temuan ini memberikan indikasi awal mengenai potensi ΔGFAP sebagai marker respons terhadap tata laksana akut. Secara eksploratif, faktor risiko seperti hipertensi dan dislipidemia tampak berkaitan dengan perbaikan klinis, namun studi ini memerlukan konfirmasi pada sampel yang lebih besar untuk mendapatkan simpulan yang lebih kuat.
Kata Kunci: stroke iskemik; GFAP; NIHSS; terapi endovaskular; biomarker.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: stroke iskemik; GFAP; NIHSS; terapi endovaskular; biomarker. |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 02 Jan 2026 06:35 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 06:35 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43245 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
