Search for collections on Undip Repository

RISIKO INVESTASI OBLIGASI KORPORASI SEKTOR KEUANGAN INDONESIA DENGAN PENDEKATAN VALUE AT RISK (VaR) DELTA–GAMMA DAN VALIDASI BACKTESTING

FIELDHATHAMA, Fedhilla (2026) RISIKO INVESTASI OBLIGASI KORPORASI SEKTOR KEUANGAN INDONESIA DENGAN PENDEKATAN VALUE AT RISK (VaR) DELTA–GAMMA DAN VALIDASI BACKTESTING. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. COVER.pdf] Text
1. COVER.pdf

Download (139kB)
[thumbnail of 3. HALAMAN PENGESAHAN I.pdf] Text
3. HALAMAN PENGESAHAN I.pdf

Download (245kB)
[thumbnail of 4. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf] Text
4. HALAMAN PENGESAHAN II.pdf

Download (223kB)
[thumbnail of 5. KATA PENGANTAR.pdf] Text
5. KATA PENGANTAR.pdf

Download (412kB)
[thumbnail of 6. ABSTRAK.pdf] Text
6. ABSTRAK.pdf

Download (131kB)
[thumbnail of 7. ABSTRACT.pdf] Text
7. ABSTRACT.pdf

Download (99kB)
[thumbnail of 8. DAFTAR ISI.pdf] Text
8. DAFTAR ISI.pdf

Download (140kB)
[thumbnail of 12. BAB I PENDAHULUAN.pdf] Text
12. BAB I PENDAHULUAN.pdf

Download (178kB)
[thumbnail of 17. DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
17. DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (166kB)

Abstract

Pengukuran risiko instrumen pendapatan tetap menjadi krusial dalam manajemen portofolio, terutama pada periode volatilitas return. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko delapan obligasi korporasi pada sektor keuangan di Indonesia selama periode 9 Oktober 2020 hingga 9 Oktober 2025. Pengukuran risiko dilakukan menggunakan Value at Risk (VaR) sebagai indikator potensi kerugian maksimum pada tingkat kepercayaan dan horizon waktu tertentu. Estimasi VaR dilakukan dengan pendekatan Value at Risk Delta–Gamma, yang
mempertimbangkan sensitivitas harga obligasi terhadap perubahan return melalui parameter Delta yang diperoleh dari modified duration dan Gamma yang diperoleh dari convexity. Besarnya potensi kerugian dihitung berdasarkan nilai nominal
outstanding masing-masing obligasi. Selanjutnya, keakuratan model diuji melalui prosedur backtesting. Hasil riset menunjukkan bahwa obligasi BBCA01BSBCN1 dengan nilai nominal Rp 65 miliar memiliki VaR tertinggi sebesar 35,75%, yang mencerminkan potensi kerugian maksimal sebesar Rp 23,24 miliar. Sebaliknya, obligasi BBRI02ECN1 dengan nilai nominal Rp 2.350 miliar memiliki VaR terendah sebesar 4,69%, dengan potensi kerugian maksimal sebesar Rp 110,28
miliar. Variasi risiko antar obligasi dipengaruhi oleh peringkat kredit dan profil jatuh tempo, di mana obligasi berperingkat tinggi dan berdurasi lebih pendek cenderung menunjukkan risiko lebih rendah. Uji backtesting menunjukkan bahwa
delapan obligasi yang digunakan tidak memiliki pelanggaran (exceedance). Secara keseluruhan, obligasi BBRI02ECN1 dan BBRI02DCN2 dinilai paling menarik untuk investasi karena menawarkan keseimbangan antara risiko dan imbal hasil,
sedangkan BBCA01BSBCN1 kurang direkomendasikan karena risiko terbesar untuk diinvestasikan.
Kata Kunci: Value at Risk, Delta–Gamma, obligasi korporasi, risiko pasar, durasi, konveksitas, backtesting, sektor keuangan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Statistics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 31 Dec 2025 06:35
Last Modified: 31 Dec 2025 06:35
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43182

Actions (login required)

View Item View Item