Pratama, Muhammad Reza Adi and Subowo, Ari (2026) PROSES COLLABORATIVE GOVERNANCE DALAM MITIGASI BENCANA BANJIR ROB DI KELURAHAN TANJUNG MAS KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
MUHAMMAD REZA ADI PRATAMA_14020122120024_COVER SKRIPSI.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (503kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD REZA ADI PRATAMA_14020122120024_BAB I.pdf - Submitted Version Download (774kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD REZA ADI PRATAMA_14020122120024_BAB II.pdf - Submitted Version Download (531kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD REZA ADI PRATAMA_14020122120024_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
MUHAMMAD REZA ADI PRATAMA_14020122120024_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (293kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD REZA ADI PRATAMA_14020122120024_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (221kB) |
|
|
Text
MUHAMMAD REZA ADI PRATAMA_14020122120024_DAFTAR LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (626kB) |
Abstract
ermasalahan banjir rob di Kelurahan Tanjung Mas Kota Semarang merupakan isu strategis
dalam kajian tata kelola bencana karena dampaknya yang berkelanjutan terhadap aktivitas
sosial, ekonomi, serta keberlangsungan kehidupan masyarakat pesisir. Penelitian ini
dilatarbelakangi oleh meningkatnya frekuensi rob akibat penurunan muka tanah, pasang air
laut, serta keterbatasan infrastruktur pengendalian banjir yang menuntut adanya penguatan
kolaborasi antar aktor. Upaya mitigasi yang dilakukan belum optimal karena masih ditemui
lemahnya koordinasi, keterbatasan sumber daya, akses teknologi yang tidak merata, kualitas
layanan publik yang belum konsisten, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap
mitigasi bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses Collaborative
Governance dalam penanganan banjir rob serta mengidentifikasi faktor pendukung dan
penghambat yang memengaruhi efektivitas kolaborasi tersebut. Metode yang digunakan
adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara mendalam, observasi, dan
dokumentasi dengan melibatkan BPBD Kota Semarang, Dinas terkait, pemerintah kelurahan,
serta masyarakat sebagai informan utama. Analisis data dilakukan melalui reduksi data,
penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik berdasarkan kerangka Ansell dan
Gash. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses kolaboratif telah berjalan melalui forum
koordinasi, dialog tatap muka, pertukaran informasi, serta pembagian peran dasar antar
instansi. Namun, efektivitasnya masih belum optimal karena adanya hambatan kelembagaan,
seperti struktur koordinasi yang belum sepenuhnya terintegrasi, keterbatasan armada
operasional, minimnya teknologi pendukung, dan masih rendahnya literasi kebencanaan
masyarakat. Faktor pendukung kolaborasi meliputi adanya komitmen pemerintah daerah,
dukungan regulasi, serta kehadiran kelompok masyarakat yang aktif dalam kegiatan
penanggulangan. Penelitian ini menegaskan bahwa penguatan kolaborasi multisektor,
peningkatan kapasitas kelembagaan, serta perluasan edukasi masyarakat perlu dilakukan
secara berkelanjutan untuk menciptakan mitigasi rob yang lebih efektif dan adaptif.
Kata kunci: Collaborative Governance, Mitigasi Banjir Rob, Tata Kelola Bencana, BPBD,
Tanjung Mas, Kota Semarang.
36. Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 31 Dec 2025 06:32 |
| Last Modified: | 31 Dec 2025 06:32 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/43180 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
