Search for collections on Undip Repository

TINJAUAN YURIDIS PROSES PEMERIKSAAN SIDANG PERKARA PIDANA SECARA ELEKTRONIK PADA TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI PENGADILAN NEGERI SEMARANG. _102 Acara 2025

Anggraito, Christophorus Septiar and Cahyaningtyas, Irma and Putrijanti, Aju (2025) TINJAUAN YURIDIS PROSES PEMERIKSAAN SIDANG PERKARA PIDANA SECARA ELEKTRONIK PADA TINDAK PIDANA NARKOTIKA DI PENGADILAN NEGERI SEMARANG. _102 Acara 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Christophorus Septiar Anggraito_COVER.pdf] Text
Christophorus Septiar Anggraito_COVER.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (598kB)
[thumbnail of Christophorus Septiar Anggraito_ABSTRAK.pdf] Text
Christophorus Septiar Anggraito_ABSTRAK.pdf

Download (7kB)
[thumbnail of Christophorus Septiar Anggraito_BAB I.pdf] Text
Christophorus Septiar Anggraito_BAB I.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (317kB)
[thumbnail of Christophorus Septiar Anggraito_BAB II.pdf] Text
Christophorus Septiar Anggraito_BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (325kB)
[thumbnail of Christophorus Septiar Anggraito_BAB III.pdf] Text
Christophorus Septiar Anggraito_BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (619kB)
[thumbnail of Christophorus Septiar Anggraito_BAB IV.pdf] Text
Christophorus Septiar Anggraito_BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (12kB)
[thumbnail of Christophorus Septiar Anggraito_DAFPUS.pdf] Text
Christophorus Septiar Anggraito_DAFPUS.pdf

Download (146kB)

Abstract

E-litigasi merupakan persidangan yang dilakukan secara daring tanpa kehadiran langsung para pihak di ruang sidang. Sistem ini lahir sebagai dampak dari kemajuan teknologi informasi dan kebutuhan akan efisiensi selama pandemi Covid-19. Berdasarkan PERMA No. 8 Tahun 2022, e-litigasi diterapkan pada berbagai jenis perkara, termasuk pidana. Dalam perkara tindak pidana narkotika, mekanisme ini banyak digunakan karena dinilai mampu mempercepat proses persidangan sesuai asas contante justitie, mengingat tindak pidana narkotika tergolong victimless crime yang tidak menimbulkan korban langsung, namun berdampak luas terhadap masyarakat dan ketertiban umum.
Metode penelitian yang digunakan adalah non-doktrinal atau yuridis empiris. Penelitian ini ditunjukkan untuk melihat penerapan peraturan perundang-undangan di lapangan dan dalam masyrakat. Spesifikasi penelitian ini adalah deskriptif analitis. Data yang digunakan yaitu data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara, adapun data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan. Metode analasis data dilakukan dengan metode Mattew B Miles dan Michael Huberman.
Hasil penelitian yang didapatkan adalah tahapan persidangan secara elektronik sama dengan persidangan konvensional menurut KUHAP namun dilakukan secara daring dan ditunjang dengan ketersediaan sarana dan prasana. Namun, perlu diperhatikan khususnya dalam tindak pidana narkotika bahwa banyak hambatan yang ditemui dalam menjalankan praktik persidangan elektronik. Hambatan dari segi substansi, struktur, dan budaya menjadi tantangan tersendiri bagi pengadilan untuk dapat menjalankan persidangan dengan efisien dan optimal.
Berdasarkan pada hasil penelitian dapat ditarik kesimpulan bahwa secara prosedural pelaksanaan E-litigasi di Pengadilan Negeri Semarang berjalan dengan cukup baik dengan menyediakan sarana dan prasarana. Namun masih ditemui kendala yang akan menjadi tantangan bagi pengadilan agar tercipta lingkungan peradilan yang baik.
Kata Kunci: E-litigasi, Tindak Pidana Narkotika, Proses Pemeriksaan

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: E-litigasi, Tindak Pidana Narkotika, Proses Pemeriksaan
Subjects: Law
Divisions: Faculty of Law > Department of Law
Depositing User: Mr Perpus FH1
Date Deposited: 29 Dec 2025 03:08
Last Modified: 29 Dec 2025 03:08
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42743

Actions (login required)

View Item View Item