Ikhwanurridlo, Abi and Nindita, Yora and Karlowee, Vega (2025) Pengaruh Pemberian Ekstrak Bunga Telang (Clitoria ternatea) Terhadap Gambaran Histopatologi Lambung dan Penurunan Ekspresi TNF-α (Studi Eksperimental pada Tikus Wistar Jantan yang Diinduksi Ibuprofen). Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Abstract-Abi)
Absrak Abi- IND.pdf Download (178kB) |
Abstract
Latar Belakang: Penggunaan obat anti-inflamasi non-steroid (OAINS) seperti ibuprofen secara luas dapat menyebabkan efek samping berupa kerusakan mukosa lambung. Bunga telang (Clitoria ternatea), yang kaya akan senyawa flavonoid dan antosianin, memiliki potensi sebagai agen anti-inflamasi dan antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk membuktikan efek gastroprotektif ekstrak C. ternatea terhadap kerusakan mukosa lambung yang diinduksi ibuprofen pada tikus Wistar.
Metode: Penelitian ini merupakan studi eksperimental murni dengan desain post-test only control group. Tiga puluh ekor tikus Wistar jantan dibagi secara acak menjadi lima kelompok (n=6): Kontrol Normal (Kn), Kontrol Negatif (K-), dan tiga kelompok Perlakuan (P1, P2, P3) yang masing-masing diberi ekstrak C. ternatea dosis 250, 500, dan 1000 mg per oral. Selain kelompok Kn, semua tikus diinduksi kerusakan lambung dengan suspensi ibuprofen 44mg. Parameter yang dievaluasi adalah ekspresi Tumor Necrosis Factor-alpha (TNF-α) melalui pewarnaan Imunohistokimia (IHK) yang dinilai dengan Skor Imunoreaktif (IRS), serta gambaran kerusakan histopatologi melalui pewarnaan Hematoksilin-Eosin (HE). Data kuantitatif skor IRS dianalisis menggunakan uji Kruskal-Wallis dan dilanjutkan dengan uji post-hoc perbandingan berpasangan (pairwise comparisons) dengan nilai signifikan p < 0,05.
Hasil: Hasil uji Kruskal-Wallis menunjukkan adanya perbedaan yang sangat signifikan pada ekspresi TNF-α di antara kelima kelompok perlakuan (p=0,000). Uji post-hoc mengonfirmasi bahwa kelompok perlakuan dosis 1000 mg (P3) memiliki ekspresi TNF-α yang secara signifikan lebih rendah dibandingkan kelompok Kontrol Negatif (p=0,001). Temuan ini didukung oleh hasil pengamatan histopatologi, di mana kelompok Kontrol Negatif menunjukkan gambaran erosi mukosa dan infiltrasi sel radang yang masif. Sebaliknya, kelompok P3 menunjukkan perbaikan arsitektur jaringan yang signifikan, dengan gambaran histopatologis yang mendekati kondisi kelompok Kontrol Normal.
Simpulan: Ekstrak C. ternatea terbukti memiliki efek gastroprotektif terhadap kerusakan mukosa lambung yang diinduksi ibuprofen pada tikus Wistar jantan. Efek ini bersifat bergantung pada dosis (dose-dependent), dengan dosis 1000 mg menunjukkan efektivitas tertinggi dalam menekan respons inflamasi melalui penurunan ekspresi TNF-α dan mendorong perbaikan jaringan secara histopatologis.
Kata Kunci: Clitoria ternatea, Bunga Telang, Gastroprotektif, Ibuprofen, TNF-α, Histopatologi
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Clitoria ternatea, Bunga Telang, Gastroprotektif, Ibuprofen, TNF-α, Histopatologi |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program in Biomedical Science |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 29 Dec 2025 03:22 |
| Last Modified: | 29 Dec 2025 03:22 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42740 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
