Valencia, Cristien Enggelika and Rahman, Amni Zarkasyi (2026) IMPLEMENTASI KEBIJAKAN PERLINDUNGAN PEREMPUAN DAN ANAK DALAM PENANGANAN KEKERASAN DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
Cristien Enggelika Valencia_14020122130070_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (514kB) |
|
|
Text
Cristien Enggelika Valencia_14020122130070_BAB I.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Cristien Enggelika Valencia_14020122130070_BAB II.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
Cristien Enggelika Valencia_14020122130070_BAB III.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (957kB) |
|
|
Text
Cristien Enggelika Valencia_14020122130070_BAB IV.pdf - Submitted Version Download (138kB) |
|
|
Text
Cristien Enggelika Valencia_14020122130070_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (206kB) |
|
|
Text
Cristien Enggelika Valencia_14020122130070_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Kekerasan terhadap perempuan dan anak merupakan persoalan serius di Kota
Semarang. Pemerintah daerah menanganinya melalui kebijakan perlindungan yang
dilaksanakan oleh Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan
Anak (UPTD PPA). Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan
perlindungan perempuan dan anak dalam penanganan kekerasan berdasarkan
model implementasi kebijakan Van Meter dan Van Horn, dengan fokus pada
pelaksanaan layanan UPTD PPA di Kota Semarang dengan lokus Kecamatan
Semarang Timur, serta KDRT sebagai salah satu dinamika kasus yang ditangani.
Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara
mendalam, observasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa
implementasi kebijakan berjalan cukup baik namun belum optimal. Standar dan
tujuan kebijakan telah dirumuskan dalam SOP, tetapi belum sepenuhnya responsif
terhadap dinamika kasus. Dari sisi sumber daya, keberadaan staf senior menjadi
kekuatan, meskipun terdapat kesenjangan kompetensi staf baru, keterbatasan
anggaran, dan fasilitas yang minim. Karakteristik pelaksana menunjukkan kerja tim
yang solid, namun ritme kerja dan beban emosional kasus menjadi kendala.
Disposisi pelaksana mencerminkan komitmen dan empati tinggi, meski
internalisasi nilai belum merata. Komunikasi internal dan eksternal berlangsung
intens, tetapi koordinasi lintas sektor masih perlu diperkuat. Lingkungan sosial,
ekonomi, dan politik turut memengaruhi implementasi, ditandai budaya diam,
rendahnya literasi hukum, ketergantungan ekonomi korban, dan dukungan politik
yang belum optimal. Secara keseluruhan, UPTD PPA memiliki komitmen kuat,
namun memerlukan penguatan kapasitas dan kolaborasi lintas sektor agar
penanganan kekerasan lebih efektif.
Kata kunci: Implementasi Kebijakan, Kekerasan Terhadap Perempuan Dan
Anak, KDRT, UPTD PPA, Van Meter Dan Van Horn.
8 Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 08:26 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 08:26 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42714 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
