Fitria, Fitria and Widyastuti, Rita Hadi (2025) Gambaran Tingkat Resiliensi Pada Lansia Di Daerah Terdampak Banjir Rob. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
.22020122130085-FITRIA-Hal. Depan.pdf Restricted to Registered users only Download (469kB) |
|
|
Text
22020122130085-FITRIA-Bab. I.pdf Restricted to Registered users only Download (289kB) |
|
|
Text
22020122130085-FITRIA-Bab. II.pdf Restricted to Registered users only Download (376kB) |
|
|
Text
22020122130085-FITRIA-Bab. III.pdf Restricted to Registered users only Download (423kB) |
|
|
Text
22020122130085-FITRIA-Bab. IV.pdf Restricted to Registered users only Download (316kB) |
|
|
Text
22020122130085-FITRIA-Bab. V.pdf Restricted to Registered users only Download (285kB) |
|
|
Text
22020122130085-FITRIA-Bab. VI.pdf Restricted to Registered users only Download (264kB) |
|
|
Text
22020122130085-FITRIA-Daftar Pustaka.pdf Download (234kB) |
|
|
Text
22020122130085-FITRIA-Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
22020122130085-FITRIA-Skripsi Full Text.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Banjir rob merupakan bencana yang berulang dan dapat terjadi setiap tahun. Kondisi tersebut berdampak signifikan terhadap lingkungan, kesehatan fisik, serta kondisi psikologis masyarakat, terutama lansia yang tergolong kelompok rentan dalam situasi bencana. Resiliensi menjadi kemampuan penting bagi lansia untuk menghadapi tekanan psikologis akibat dampak dari banjir rob. Penelitian terkait tingkat resiliensi lansia terdampak banjir rob masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat resiliensi lansia yang terdampak banjir rob di Kota Semarang. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Sampel berjumlah 100 lansia terdampak banjir rob yang ditentukan melalui teknik purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah Connor Davidson Resilience Scale 25. Data dianalisis secara univariat dalam bentuk distribusi frekuensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 35% lansia memiliki resiliensi tinggi, diikuti dengan 33% lansia dengan resiliensi rendah. Lebih lanjut, rerata komponen yang paling mendekati nilai maksimal adalah spiritual dan rerata komponen yang paling menjauhi nilai maksimal adalah kepercayaan. Adanya variasi tingkat resiliensi lansia menunjukkan perlunya pemahaman komprehensif mengenai faktor yang berperan dalam pembentukan resiliensi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar intervensi untuk mempertahankan resiliensi tinggi serta meningkatkan resiliensi lansia dengan kategori rendah melalui praktik keperawatan berkelanjutan.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Resiliensi, Lansia, Banjir Rob |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Nursing |
| Depositing User: | S.Hum Bekti Iskandar |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 06:33 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 06:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42688 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
