Theresia, Theresia and Hanani, Retna (2026) NETWORK GOVERNANCE DALAM IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KOTA SEMARANG NOMOR 13 TAHUN 2006 TENTANG PENGENDALIAN POLUSI UDARA DI KOTA SEMARANG. Undergraduate thesis, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Diponegoro.
|
Text
THERESIA_14020122140166_COVER.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (489kB) |
|
|
Text
THERESIA_14020122140166_BAB 1.pdf - Submitted Version Download (660kB) |
|
|
Text
THERESIA_14020122140166_BAB 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
THERESIA_14020122140166_BAB 3.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (791kB) |
|
|
Text
THERESIA_14020122140166_BAB 4.pdf - Submitted Version Download (202kB) |
|
|
Text
THERESIA_14020122140166_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Submitted Version Download (175kB) |
|
|
Text
THERESIA_14020122140166_LAMPIRAN.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kota Semarang merupakan salah satu kota besar di Indonesia yang menghadapi
permasalahan pencemaran udara akibat meningkatnya aktivitas transportasi, industri, dan
urbanisasi yang pesat. Dalam upaya mengatasi permasalahan tersebut, Pemerintah Kota
Semarang menetapkan Peraturan Daerah Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pengendalian
Polusi Udara. Kompleksitas permasalahan polusi udara yang melibatkan banyak aktor
menunjukkan bahwa implementasi kebijakan ini tidak dapat dilepaskan dari dinamika tata
kelola jaringan (network governance). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis
network governance dalam implementasi Peraturan Daerah Kota Semarang Nomor 13
Tahun 2006 tentang Pengendalian Polusi Udara, dengan meninjau aspek aktor yang
terlibat, ketergantungan sumber daya (interdependency), serta kesamaan kerangka
berpikir (frames) antar pemangku kepentingan. Penelitian ini menggunakan pendekatan
kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam,
observasi lapangan, dan studi dokumentasi. Informan penelitian meliputi Dinas
Lingkungan Hidup, Dinas Kesehatan, Dinas Perhubungan, Bappeda, KADIN, BLU
UPTD Trans Semarang, serta LSM BINTARI. Analisis data dilakukan secara interaktif
dengan menggunakan model network governance Klijn dan Koppenjan untuk memahami
dinamika kolaborasi dan efektivitas jejaring antaraktor dalam implementasi kebijakan
pengendalian polusi udara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tata kelola jaringan
dalam implementasi kebijakan pengendalian polusi udara telah melibatkan berbagai aktor
lintas sektor yang saling bergantung dalam pelaksanaan program. Meskipun koordinasi
antaraktor telah terjalin melalui forum komunikasi dan pertukaran data, kolaborasi
tersebut masih bersifat informal dan belum dilembagakan secara struktural. Perbedaan
kepentingan antaraktor menjadi salah satu hambatan dalam penguatan jejaring, namun
adanya tujuan bersama untuk menurunkan tingkat polusi udara tetap menjadi faktor
pengikat dalam jaringan. Secara keseluruhan, network governance dalam implementasi
kebijakan pengendalian polusi udara di Kota Semarang dinilai cukup efektif, namun
masih perlu diperkuat melalui penguatan kelembagaan kolaboratif, peningkatan
transparansi informasi, dan partisipasi publik agar implementasi kebijakan lebih adaptif
dan berkelanjutan.
Kata Kunci: Network Governance, Implementasi Kebijakan, Pengendalian Polusi Udara
3. Administrasi Publik 2026
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Social Science and Political Science |
| Divisions: | Faculty of Social and Political Sciences > Department of Public Administration |
| Depositing User: | diana nirwani |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 04:01 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 04:01 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42667 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
