Prayogi, kurnia and Njatrijani, Rinitami and Anggayasti, Umaira Hayuning (2025) ANALISIS YURIDIS PERLINDUNGAN NASABAH KOPERASI SIMPAN PINJAM STUDI KASUS PUTUSAN BPSK NOMOR 510.043 08/BPSK- SBY/XII/PTS/2024. _237 DG 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Kurnia prayogi_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (737kB) |
|
|
Text
Kurnia prayogi_ABSTRAK.pdf Download (187kB) |
|
|
Text
Kurnia prayogi_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (455kB) |
|
|
Text
Kurnia prayogi_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (458kB) |
|
|
Text
Kurnia prayogi_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (461kB) |
|
|
Text
Kurnia prayogi_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (246kB) |
|
|
Text
Kurnia prayogi_DAFPUS.pdf Download (154kB) |
Abstract
Seorang nasabah mengajukan pinjaman ke Koperasi Simpan Pinjam (KSP) X pada masa pandemi Covid-19 tahun 2022. Permasalahan mulai muncul ketika nasabah mengalami kesulitan pembayaran dan pihak koperasi menawarkan solusi berupa top up pinjaman. Namun, skema ini justru menjadi tambahan pinjaman tersebut digunakan untuk menutup tunggakan bunga dan denda sebelumnya. Akibatnya, utang pokok nasabah membengkak dari Rp 60 juta menjadi Rp 80 juta dan puncaknya ketika diberikan surat peringatan pertama, kedua dan ketiga yang tidak mengurangi hutang pokok nasabah dan denda sehingga total yang harus dibayar adalah senilai Rp 158 juta. Nasabah merasa sangat dirugikan karena meskipun telah menyetor total cicilan sebesar Rp 52,2 juta, pokok pinjamannya sama sekali tidak berkurang. Praktik yang dilakukan KSP X terbukti melanggar prinsip transparansi dan keadilan. Koperasi tidak pernah memberikan salinan perjanjian kepada nasabah, sehingga nasabah buta akan mekanisme sanksi yang diterapkan. Lebih jauh lagi, analisis menunjukkan bahwa bunga efektif yang dibebankan mencapai 31,66%, sebuah angka yang sangat eksesif dan jauh melampaui batas kewajaran industri maupun asas kekeluargaan yang menjadi fondasi koperasi. Hingga Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen menjadi mediator dalam masalah ini namun, menemui deadlock dan belum ada solusi.
Kata Kunci: Perlindungan Konsumen, Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Sengketa Konsumen, BPSK, Bunga Eksesif, Transparansi Perjanjian.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perlindungan Konsumen, Koperasi Simpan Pinjam (KSP), Sengketa Konsumen, BPSK, Bunga Eksesif, Transparansi Perjanjian. |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 07:23 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 07:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42664 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
