Search for collections on Undip Repository

PENGARUH PEMBERIAN FUKOSANTIN TERHADAP KETEBALAN RETINA PADA TIKUS SPRAGUE-DAWLEY YANG DIBERIKAN PAPARAN CAHAYA PUTIH (KAJIAN PADA EKSPRESI GLUTAMATE-CYSTEINE LIGASE (GCL))

Lende, Elgalytha Cassie and Wildan, Arief and Maharani, Maharani and Prihatningtias, Riski and Pragnanda, Satya Hutama (2025) PENGARUH PEMBERIAN FUKOSANTIN TERHADAP KETEBALAN RETINA PADA TIKUS SPRAGUE-DAWLEY YANG DIBERIKAN PAPARAN CAHAYA PUTIH (KAJIAN PADA EKSPRESI GLUTAMATE-CYSTEINE LIGASE (GCL)). Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak - Elgalytha Cassie Lende] Text (Abstrak - Elgalytha Cassie Lende)
Abstrak - Elgalytha Cassie Lende.pdf

Download (125kB)

Abstract

Latar Belakang: Degenerasi makula terkait usia atau Age-related Macular Degeneration (AMD) adalah penyakit mata kronis dan progresif yang merupakan penyebab kebutaan terbanyak ketiga. Akumulasi dari paparan cahaya putih memerankan peran etiologis dalam AMD dengan menginduksi dan mempercepat reaksi fotokimia dan kerusakan sel melalui produksi berlebihan dari Reactive Oxygen Species (ROS). Fukosantin adalah xantofil alga coklat yang memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang dapat melindungi retina dari penuaan dini dan disfungsi seluler akibat stres oksidatif.
Tujuan: Membuktikan adanya pengaruh pemberian fukosantin per oral terhadap ekspresi GCL dan ketebalan retina pada tikus Sprague-Dawley yang diberikan paparan cahaya putih.
Metode: Penelitian ini merupakan uji eksperimental laboratorium dengan rancangan true- experimental dan desain post-test only. Penelitian menggunakan hewan coba tikus Sprague-Dawley yang diberikan paparan cahaya putih 10.000 lux selama 12 jam diberikan 14 hari berturut-turut. Kelompok perlakuan diberikan fukosantin 10 mg/kg selama 14 hari. Ekspresi GCL diukur dengan menggunakan pemeriksaan messenger RNA (mRNA) menggunakan rtPCR dan ketebalan retina dinilai dengan pengecatan Hematoxylin-eosin. Analisis statistik dilakukan untuk menilai korelasi antara ekspresi GCL sel retina dengan ketebalan retina, signifikan apabila P <0,05.
Hasil: Ekspresi GCL kelompok perlakuan lebih tinggi daripada kelompok kontrol dengan perbedaan yang signifikan (p<0,001). Ketebalan retina kelompok perlakuan lebih tinggi daripada kelompok kontrol dengan perbedaan yang signifikan (p=0,017). Tidak terdapat korelasi yang signifikan antara ekspresi GCL dengan ketebalan retina pada kelompok perlakuan (p=0,683). Kesimpulan: Fukosantin oral tikus Sprague-Dawley yang diberikan paparan cahaya putih berpotensi dalam meningkatkan ekspresi GCL sel retina dan ketebalan retina.
Kata Kunci : GCL, Fukosantin, stress oksidatif, ketebalan retina, cahaya putih

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: GCL, Fukosantin, stress oksidatif, ketebalan retina, cahaya putih
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 24 Dec 2025 04:43
Last Modified: 24 Dec 2025 04:43
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42637

Actions (login required)

View Item View Item