Search for collections on Undip Repository

Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Agresivitas Pada Anak Dengan Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH)

Valentina, Andarline and Utari, Agustini and Winarni, Tri Indah and Saktini, Fanti (2025) Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Agresivitas Pada Anak Dengan Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak-KTI] Text (Abstrak-KTI)
Abstrak-KTI.pdf

Download (123kB)

Abstract

Latar Belakang: Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH) merupakan kelainan genetik autosomal resesif akibat defisiensi enzim 21-hidroksilase yang menyebabkan gangguan sintesis kortisol dan peningkatan produksi androgen. Pajanan androgen prenatal diketahui berperan dalam maskulinisasi otak dan berhubungan dengan peningkatan perilaku agresif. Tingkat agresivitas pada anak dengan CAH dipengaruhi oleh berbagai faktor, baik biologis seperti jenis kelamin, status pubertas, dan subtipe CAH, maupun faktor eksternal seperti usia saat diagnosis, kepatuhan pengobatan, dan dukungan keluarga.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan membandingkan tingkat agresivitas antara anak usia 3–12 tahun dengan CAH dan saudara kandung sehatnya, serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi agresivitas pada anak dengan CAH.
Metode: Penelitian ini menggunakan desain case control pada anak usia 3–12 tahun. Kelompok kasus terdiri atas anak dengan diagnosis CAH oleh konsultan endokrinologi anak yang menjalani terapi atau kontrol rutin di RS Nasional Diponegoro dan RSUP Dr. Kariadi Semarang. Kelompok kontrol adalah saudara kandung sehat dari anak dengan CAH tipe defisiensi 21-hidroksilase. Persetujuan tertulis diperoleh dari orang tua atau wali. Penilaian agresivitas menggunakan Outburst Monitoring Scale (OMS) dan Children Parent Rating Scale (CPRS), sedangkan kepatuhan pengobatan dinilai dengan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Analisis data menggunakan uji Mann Whitney, Kruskal Wallis, dan korelasi Spearman.
Hasil: Anak dengan CAH memiliki tingkat agresivitas yang secara bermakna lebih tinggi dibandingkan saudara kandung sehat (p < 0,001). Pada kelompok CAH, agresivitas yang lebih tinggi berhubungan signifikan dengan kepatuhan pengobatan yang rendah (p = 0,002), dukungan keluarga yang rendah (p = 0,001), dan usia diagnosis yang lebih tua (p = 0,004). Tidak terdapat hubungan bermakna dengan jenis kelamin, status pubertas, maupun subtipe CAH.
Kesimpulan: Anak dengan CAH menunjukkan tingkat agresivitas yang lebih tinggi dibandingkan saudara kandung sehat. Faktor utama yang memengaruhi agresivitas pada anak dengan CAH adalah kepatuhan pengobatan, dukungan keluarga, dan usia saat diagnosis. Diagnosis dini, peningkatan kepatuhan terapi, serta penguatan dukungan keluarga penting untuk menurunkan perilaku agresif dan meningkatkan kualitas hidup.
Kata kunci: Congenital Adrenal Hyperplasia, agresivitas, anak, kepatuhan pengobatan, dukungan keluarga.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Congenital Adrenal Hyperplasia, agresivitas, anak, kepatuhan pengobatan, dukungan keluarga.
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 24 Dec 2025 06:27
Last Modified: 24 Dec 2025 06:27
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42636

Actions (login required)

View Item View Item