Salmina, Fatihah Rahmi and Lestari, Endang Sri and Firmanti, Stefani Candra (2025) Analisis Faktor Risiko Kolonisasi Staphylococcus aureus pada Pekerja Peternakan Sapi Perah. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (Fatihah Rahmi Salmina_Abstrak-KTI)
Fatihah Rahmi Salmina_Abstrak-KTI.pdf Download (129kB) |
Abstract
Latar Belakang: Kolonisasi Staphylococcus aureus pada manusia, khususnya di rongga hidung bagian depan (nares anterior), berperan penting dalam patogenesis infeksi dan merupakan tahap awal dalam penularan zoonosis. Pekerja peternakan sapi perah memiliki risiko lebih tinggi mengalami kolonisasi nasal karena paparan yang sering terhadap hewan ternak. Pemahaman mengenai faktor risiko yang berhubungan sangat penting untuk pengembangan strategi pencegahan dan pengendalian infeksi berbasis bukti di lingkungan peternakan. Tujuan: Mengetahui faktor risiko yang berhubungan dengan kolonisasi S. aureus pada pekerja peternakan sapi perah di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah. Metode: Penelitian ini merupakan studi observasional analitik dengan desain potong lintang yang melibatkan 114 pekerja dan 114 ekor sapi dari beberapa peternakan sapi perah di Kabupaten Boyolali. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan pemeriksaan laboratorium menggunakan usapan hidung (nasal swab). Identifikasi bakteri dilakukan sesuai dengan standar mikrobiologi. Analisis data dilakukan secara bivariat menggunakan uji chi-square untuk menilai hubungan antara faktor risiko dan kolonisasi S. aureus. Hasil: Prevalensi kolonisasi S. aureus pada pekerja sebesar 20,2% dan pada sapi sebesar 75,4%. Analisis bivariat menunjukkan hubungan signifikan antara jenis pekerjaan terhadap kolonisasi (p = 0,027). Pekerja yang termasuk anak buah kandang (ABK) memiliki risiko hampir lima kali lebih tinggi dibandingkan pekerja non-ABK. Faktor lain tidak menunjukkan hubungan bermakna secara statistik. Kesimpulan: Jenis pekerjaan merupakan faktor risiko utama kolonisasi S. aureus pada pekerja peternakan sapi perah. Edukasi higienitas, penggunaan alat pelindung diri, dan kebijakan sanitasi berbasis risiko diperlukan untuk mengurangi transmisi silang antara manusia dan hewan. Kata kunci: Kolonisasi, Staphylococcus aureus, Faktor risiko.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kolonisasi, Staphylococcus aureus, Faktor risiko. |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 01:58 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 01:58 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42592 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
