ULINNUHA, Dofanada Rizky (2025) ANALISIS INFLASI REGIONAL SEBAGAI DETERMINAN KETAHANAN PANGAN DI INDONESIA. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020121140144.pdf - Published Version Download (313kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020121140144.pdf - Published Version Download (222kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020121140144.pdf - Published Version Download (238kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020121140144.pdf - Published Version Download (293kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020121140144.pdf - Published Version Download (315kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmark - 12020121140144.pdf Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Fluktuasi harga pangan seringkali menjadi faktor utama yang menekan stabilitas ketahanan pangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh inflasi regional dan faktor-faktor ekonomi lain terhadap ketahanan pangan di Indonesia yang dicerminkan melalui Indeks Ketahanan Pangan (IKP) di level kabupaten/kota.
Penelitian ini dilakukan menggunakan analisis data panel dengan periode pengamatan 2019-2023 pada 90 kabupaten/kota acuan inflasi di Indonesia. Model estimasi yang digunakan adalah Least Squares Dummy Variable (LSDV) dengan guna menangkap perbedaan karakteristik antarwilayah yang bersifat heterogen. Kota Denpasar dijadikan sebagai kota acuan (baseline) karena memiliki capaian ketahanan pangan yang paling baik.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang kuat antar wilayah dalam kondisi ketahanan pangan. Inflasi dan harga beras medium berpengaruh positif signifikan terhadap ketahanan pangan, meskipun secara teori diharapkan berpengaruh negatif. Temuan ini dapat dijelaskan melalui beberapa mekanisme, yaitu sifat inelastis dari permintaan bahan pangan pokok dan manfaat inflasi yang terkait dengan pertumbuhan produksi dalam jangka pendek. Variabel lain seperti pertumbuhan PDRB per kapita dan pertumbuhan pendudukterbukti berperan penting dalam memperkuat ketahanan pangan. Variabel proporsi pengeluaran pangan berpengaruh negatif dan signifikan, yang mengakibatkan kelompok berpendapatan rendah lebih rentan terhadap fluktuasi harga pangan karena alokasi pengeluaran untuk pangan sangat tinggi.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Inflasi, ketahanan pangan, heterogenitas antar wilayah, Least Square Dummy Variabel (LSDV) |
| Subjects: | Economics and Business > Economic Sciences Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 07:09 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 07:10 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42584 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
