Nurcahyani, SalsabilaUbudiyah and Sunarsih, Endang Sri and Dini, Intan Rahmania Eka (2025) Efek hepatoprotektif saffron (Crocus sativus L.) terhadap penurunan kadar SGPT tikus yang diinduksi high cholesterol diet (HCD). Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (SALSABILA UBUDIYAH NURCAHYANI-22010320140042-TESIS-ABSTRAK)
SALSABILA UBUDIYAH NURCAHYANI-22010320140042-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (143kB) |
Abstract
Penyakit hati masih menjadi salah satu masalah kesehatan yang penting di Indonesia, termasuk gangguan akibat perubahan gaya hidup seperti Non-Alcoholic Fatty Liver Disease (NAFLD). Kondisi ini sering berkaitan dengan dislipidemia dan konsumsi diet tinggi kolesterol yang dapat meningkatkan penimbunan lemak di hati serta memicu kenaikan kadar SGPT sebagai penanda awal gangguan fungsi hepatoseluler. Saffron (Crocus sativus L.) diketahui mengandung crocin, crocetin, dan flavonoid yang memiliki aktivitas antioksidan dan antiinflamasi sehingga berpotensi menurunkan kadar kolesterol sekaligus memberikan perlindungan terhadap kerusakan sel hati, namun kajian mengenai pengaruh saffron terhadap kadar SGPT pada model hewan yang diinduksi diet tinggi kolesterol masih terbatas sehingga diperlukan penelitian lebih lanjut. Penelitian ini bertujuan mengetahui aktivitas hepatoprotektif saffron terhadap kadar enzim hati SGPT pada tikus yang mengalami kerusakan hati akibat induksi High Cholesterol Diet (HCD) dengan metode eksperimental menggunakan desain control group pre-post test pada lima kelompok tikus putih (Rattus norvegicus) galur Wistar; sebanyak 35 tikus jantan (±160–200 g; usia 2–3 bulan) diaklimatisasi 7 hari, kemudian dipilih secara acak dan dibagi menjadi kontrol normal (pakan standar + aquades), kontrol negatif (diinduksi HCD dan diberi CMC-Na 0,5%), kontrol positif (diinduksi HCD dan diberi curcuma 200 mg/kgBB/hari), perlakuan I (diinduksi HCD dan diberi saffron 40 mg/kgBB/hari), serta perlakuan II (diinduksi HCD dan diberi saffron 80 mg/kgBB/hari) yang disuspensikan dalam CMC-Na 0,5%. Hasil penelitian menunjukkan pemberian saffron pada tikus Wistar terinduksi HCD mampu menurunkan kadar SGPT, namun kesimpulannya tidak terdapat perbedaan yang signifikan antara saffron dosis 40 mg/kgBB, saffron dosis 80 mg/kgBB, dan curcuma 200 mg/kgBB dalam menurunkan SGPT pada tikus terinduksi HCD
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Saffron, Hepatoprotektif, SGPT, High Cholesterol Diet. |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Pharmacy |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 24 Dec 2025 12:16 |
| Last Modified: | 24 Dec 2025 12:16 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42560 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
