DIAU, Nadya Nauli (2025) ANALISIS PENAWARAN TENAGA KERJA SEMBILAN NEGARA EROPA OECD TAHUN 2004—2022. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Ekonomika & Bisnis.
|
Text (Cover)
1. S - Cover - 12020121130093.pdf - Published Version Download (403kB) |
|
|
Text (Abstrak (Inggris))
4. S - Abstrak (Inggris) - 12020121130093.pdf - Published Version Download (423kB) |
|
|
Text (Abstrak (Indonesia))
5. S - Abstrak (Indonesia) - 12020121130093.pdf - Published Version Download (423kB) |
|
|
Text (Daftar Isi)
6. S - Daftar Isi - 12020121130093.pdf - Published Version Download (435kB) |
|
|
Text (Daftar Pustaka)
12. S - Daftar Pustaka - 12020121130093.pdf - Published Version Download (445kB) |
|
|
Text (Fulltext PDF Bookmarks)
16. S - Fulltext PDF Bookmarks- 12020121130093.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Populasi scara global semakin menua. Peningkatan indeks penuaan populasi paling signifikan terjadi di negara-negara maju. Negara-negara OECD yang merupakan penyumbang bagi PDB dunia sebagian besar beranggotan negara maju dan mengalami penuaan populasi. Switzerland, Austria, Slovenia, Italia, Spanyol,
Ceko, Jerman, Swedia, dan Finlandia adalah sembilan negara Eropa anggota OECD yang mengalami penuaan populasi paling signifikan di antara negara OECD lainnya dalam kurun waktu 25 tahun terakhir. Penuaan populasi dikhawatirkan dapat menurunkan rata-rata jam kerja tahunan yang berakibat pada penurunan output nasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis beberapa variabel yang mempengaruhi penawaran tenaga kerja (jam kerja) diantaranya adalah tingkat upah, PDB per kapita, transfer dan subsidi pemerintah, serta penggunaan internet.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data panel berjumlah 171 observasi yang berasal dari data sembilan negara OECD dalam periode waktu 19 tahun (tahun 2004—2022). Data dikumpulkan melalui studi pustaka pada lembaga World Bank dan OECD. Kemudian data dianalisis dengan metode regresi data
panel Random Effect Model (REM) dan menggunakan robust standard error.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan nonlinear antara upah dan jam kerja yang mengkonfirmasi Teori Backward Bending Labor Supply Curve. Peningkatan upah akan meningkatkan jam kerja dengan elastisitas 3,892 hingga tingkat upah 64.378 USD, kemudian peningkatan upah cenderung
menurunkan jam kerja dengan elastisitas sebesar -0,176. Variabel lainnya seperti PDB per kapita, transfer dan subsidi pemerintah, serta penggunaan internet berhubungan negatif dan signifikan terhadap jam kerja.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penawaran Tenaga Kerja, Jam Kerja, Upah, PDB per Kapita, Transfer & Subsidi, Internet |
| Subjects: | Economics and Business |
| Divisions: | Faculty of Economics and Business > Department of Economics and Development Studies |
| Depositing User: | IESP Lib |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 01:22 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 01:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42532 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
