Alfitriah, Sekar Qiyna and Anam, Moh Syarofil (2025) Hubungan Status Diabetes Melitus (DM) Terhadap Tipe Diagnosis dan Lokasi Anatomis Lesi Tuberkulosis (TB): Studi Analisis Data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) Provinsi Jawa Tengah. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (ABSTRAK_KTI)
ABSTRAK_KTI_SEKAR QIYNA ALFITRIAH.pdf Download (71kB) |
Abstract
Latar belakang: Diabetes Melitus (DM) merupakan penyakit komorbid yang dapat memperburuk kondisi penderita Tuberkulosis (TB). Penderita DM mengalami gangguan sistem imun yang menyebabkan infeksi Mycobacterium tuberculosis berkembang lebih cepat dan berat sehingga memengaruhi tipe diagnosis maupun bentuk klinis penyakit
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara status DM terhadap tipe diagnosis dan lokasi anatomis lesi TB berdasarkan data Sistem Informasi Tuberkulosis (SITB) Provinsi Jawa Tengah dengan memperhitungkan usia dan jenis kelamin sebagai faktor perancu.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode observasional analitik dengan desain cross-sectional menggunakan data sekunder SITB tahun 2024. Subjek penelitian sebanyak 6.349 penderita TB yang memenuhi kriteria inklusi. Analisis dilakukan dengan uji Chi-square dan regresi logistik multivariat.
Hasil: Terdapat hubungan bermakna antara hasil tes DM dengan tipe diagnosis TB (p<0,001) dan jenis kejadian TB (p<0,001). Sebanyak 14,5% pasien TB memiliki hasil tes DM positif. Proporsi TB bakteriologis lebih tinggi pada pasien DM positif (63,5%) dibanding non-DM (37,8%). Berdasarkan jenis kejadian, TB paru ditemukan pada 94,7% pasien DM positif dan 83,4% pasien non-DM. Analisis multivariat menunjukkan DM berhubungan signifikan dengan tipe diagnosis (p < 0,001) dan jenis TB (p < 0,001) setelah dikendalikan oleh usia dan jenis kelamin
Kesimpulan: Status DM berhubungan signifikan terhadap tipediagnosis dan Lokasi anatomi lesi TB. DM merupakan faktor risiko independen terhadap tipe diagnosis dan jenis TB. Pasien TB dengan DM berisiko lebih tinggi mengalami TB bakteriologis. Oleh karena itu, integrasi skrining dan penatalaksanaan TB–DM di fasilitas kesehatan perlu diperkuat untuk menekan transmisi serta meningkatkan deteksi dan pengendalian dini penyakit.
Kata Kunci: Diabetes Melitus, Tuberkulosis, Tipe Diagnosis TB, Jenis TB
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Diabetes Melitus, Tuberkulosis, Tipe Diagnosis TB, Jenis TB |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 02:29 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 02:29 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42530 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
