Wirawan, Kartika Novieka and Mellyana, Omega and Hapsari, MMDEAH (2025) FAKTOR PREDIKTIF BAKTEREMIA ATAU KANDIDEMIA PADA NEONATUS DENGAN INFEKSI SALURAN KEMIH. Masters thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (KARTIKA NOVIEKA-22040321310013-TESIS-ABSTRAK)
KARTIKA NOVIEKA WIRAWAN-22040321310013-TESIS-ABSTRAK.pdf Download (137kB) |
Abstract
Latar belakang: Infeksi saluran kemih (ISK) pada neonatus sering tidak terdiagnosis karena gejalanya tidak spesifik. ISK dapat disertai bakteremia atau kandidemia yang meningkatkan morbiditas dan mortalitas neonatus. Pemeriksaan kultur darah dan urin sebagai baku emas membutuhkan waktu, sehingga diperlukan identifikasi faktor prediktif klinis maupun laboratorium yang dapat membantu diagnosis dini. Hingga saat ini belum ada penelitian di Indonesia yang menganalisis faktor prediktif bakteremia atau kandidemia konkomitan ISK pada neonatus.
Tujuan: Mengetahui prevalensi dan menganalisis faktor prediktif bakteremia atau kandidemia konkomitan pada neonatus dengan ISK.
Metode: Desain penelitian cross sectional menggunakan data rekam medis neonatus dengan diagnosis ISK di NICU RS Kariadi periode 2021–2025. Sampel diambil dengan metode konsekutif. Data yang dikumpulkan meliputi karakteristik klinis dan laboratorium seperti prematuritas, jenis kelamin, kadar high sensitivity C-reactive protein (hsCRP), anemia, piuria, bakteriuria, dan leukosit esterase. Analisis bivariat dilakukan menggunakan uji Chi-square dan odd ratio dengan nilai p<0,05 dengan interval kepercayaan 95% dianggap signifikan secara statistik.
Hasil: Dari 179 neonatus yang diperiksa kultur urin, 79 memiliki hasil positif ISK. Prevalensi bakteremia atau kandidemia konkomitan sebesar 34,2% (n=27), dengan konkordansi hasil kultur urin dan darah 12,7% (n=10). Mikroorganisme penyebab didominasi oleh Gram negatif (60,8%), diikuti Gram positif (25,3%) dan Candida spp. (13,9%). Hasil analisis menunjukkan hanya kadar hsCRP ≥0,91 mg/L yang berhubungan bermakna dengan bakteremia atau kandidemia (p=0,001; OR=6,45; IK95%: 2,305–18,030; R2 0,224). Variabel lain seperti prematuritas, jenis kelamin, anemia, piuria, bakteriuria, dan leukosit esterase tidak bermakna secara statistik.
Kesimpulan: Kadar hsCRP merupakan faktor prediktif signifikan untuk bakteremia atau kandidemia konkomitan ISK pada neonatus. Pemeriksaan hsCRP dapat digunakan sebagai indikator awal infeksi sistemik untuk membantu pengambilan keputusan klinis lebih cepat dan tepat dalam tatalaksana neonatus dengan ISK.
Kata kunci: faktor prediktif, bakteremia, kandidemia, neonatus, infeksi saluran kemih
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | faktor prediktif, bakteremia, kandidemia, neonatus, infeksi saluran kemih |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 23 Dec 2025 02:14 |
| Last Modified: | 23 Dec 2025 02:14 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42526 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
