Negara, Muhammad Dayan Ammar Yahya Putera Negara and Kusumaningrum, Novi and Adyaksa, Gana (2025) Hubungan Antara Kadar Interleukin-17 Serum dan Komposisi Tubuh (Body Fat Percentage dan Total Body Water) Terhadap Derajat Keparahan Akne Vulgaris. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text (MUHAMMAD DAYAN AMMAR YAHYA PUTERA NEGARA-22010122130062- KTI-ABSTRAK)
MUHAMMAD DAYAN AMMAR YAHYA PUTERA NEGARA-22010122130062- KTI-ABSTRAK.pdf Download (62kB) |
Abstract
Latar Belakang: Akne vulgaris (AV) merupakan penyakit inflamasi kronis unit pilosebasea yang umum terjadi pada remaja dan dewasa muda. Proses inflamasi pada AV melibatkan peran sitokin proinflamasi, salah satunya Interlukin-17 (IL-17), yang berkontribusi terhadap aktivasi sel imun dan produksi sebum. Selain itu, faktor komposisi tubuh seperti Body Fat Percentage (BFP) dan Total Body Water (TBW) juga diduga berpengaruh terhadap keparahan AV melalui mekanisme hormonal dan inflamasi. Namun, bukti ilmiah mengenai hubungan kadar IL-17 dan komposisi tubuh terhadap derajat keparahan AV masih terbatas. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kadar IL-17 serum dan komposisi tubuh yang meliputi BFP dan TBW terhadap derajat keparahan akne vulgaris pada mahasiswa. Metode: Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 30 mahasiswa laki-laki berusia 18–23 tahun yang terdiagnosis akne vulgaris diikutsertakan dalam penelitian melalui metode purposive sampling. Pemeriksaan kadar IL-17 dilakukan menggunakan metode Enzyme-Linked Immunosorbent Assay (ELISA), sedangkan pengukuran BFP dan TBW dilakukan dengan alat Bioelectrical Impedance Analysis (BIA). Analisis data menggunakan uji korelasi Spearman karena variabel derajat keparahan akne berskala ordinal. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara kadar IL-17 serum dengan derajat keparahan akne vulgaris (ρ = –0,166; p = 0,381), antara BFP dengan derajat keparahan akne (ρ = 0,165; p = 0,383), maupun antara TBW dengan derajat keparahan akne (ρ = 0,085; p = 0,656). Meskipun secara deskriptif kelompok akne sedang menunjukkan kadar IL-17 tertinggi, hubungan tersebut tidak bermakna secara statistik. Kesimpulan: Kadar IL-17 serum, BFP, dan TBW tidak menunjukkan hubungan yang signifikan terhadap derajat keparahan akne vulgaris. Temuan ini menunjukkan bahwa faktor inflamasi dan komposisi tubuh mungkin tidak secara langsung memengaruhi keparahan klinis akne pada populasi dengan karakteristik homogen.
Kata kunci: Akne vulgaris, Interleukin-17, Body Fat Percentage, Total Body Water.
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Akne vulgaris, Interleukin-17, Body Fat Percentage, Total Body Water. |
| Subjects: | Medicine |
| Divisions: | Faculty of Medicine > Department of Medicine |
| Depositing User: | Upload Mandiri FK |
| Date Deposited: | 22 Dec 2025 02:33 |
| Last Modified: | 22 Dec 2025 02:33 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42439 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
