ALEXANDER, MARCELLINUS RICKY and Jaya, Nyoman Serikat Putra and Pujiyono, Pujiyono (2020) Kebijakan Penerapan Sanksi Tindakan Kebiri Kimia Terhadap Pelaku Kejahatan Kekerasan Seksual (Studi Kasus Putusan No.2627 / Pid.Sus / 2019 / PN.SBY). _20 PDN 2020. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
20 Marcellius-cover.pdf Restricted to Repository staff only Download (283kB) |
|
|
Text
20 Marcellius-abstrak.pdf Download (78kB) |
|
|
Text
20 Marcellius-bab 1.pdf Restricted to Repository staff only Download (207kB) |
|
|
Text
20 Marcellius-bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (193kB) |
|
|
Text
20 Marcellius-bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (146kB) |
|
|
Text
20 Marcellius-bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (364kB) |
|
|
Text
20 Marcellius-bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (77kB) |
|
|
Text
20 Marcellius-dapus.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
20 Marcellius-lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (374kB) |
Abstract
Banyaknya kejadian kekerasan seksual terhadap anak mendorong
pemerintah untuk membuat dan mengesahkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas undang-undang Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang memuat sanksi baru berupa kebiri kimia terhadap pelaku kejahatan seksual kepada anak- anak.
Hukuman kebiri kimia ini merupakan reaksi dari banyaknya kasus seksual terhadap anak, dikarenakan penjatuhan pindana penjara terhadap pelaku kejahatan seksual dianggap tidak efektif dalam mengurangi kasus kekerasan sesksual terhadap anak.
Penelitian ini dilakukan dengan studi kasus Putusan No. 2627
/Pid.Sus/2019/PN.SBY. Metode Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan Yuridis Normatif, yaitu sebuah penelitian yang dilakukan dengan meneliti bahan pustaka atau bahan sekunder. Penelitian hukum adalah sebuah proses untuk menemukan aturan hukum, prinsip-prinsip hukum maupun doktrin hukum yang berguna untuk menjawab isu yang sedang dihadapi.
Hasil penelitian ini menunjukan bahwa dalam Kebijakan berupa sanksi tindakan kebiri kimia masih mempunyai kekurangan, salah satunya adalah belumnya bentuk peraturan pemerintah tentang tata cara prosedur pelaksanaan kebiri kimia di Indone ia. Penerapan hukuman tindakan kebiri kimia belum bisa dibilang efektif. Salah satu faktor yang menyebabkan belum efektif karena tindakan tersebut di Indonesia belum pernah dilaksanakan. Dalam penerapan
tindakan ini yang diharapkan untuk membuat jera para pelaku kejahatan kekerasan seksual bisa dibilang efektif jika setelah tindakan kebiri kimia ini sudah terlaksanakan dan memberikan hasil seperti menurunnya angka kekerasan seksual terhadap anak karena adanya sanksi tersebut.
Kata Kunci : Penerapan Sanksi Tindakan Kebiri Kimia, Pelaku Kejahatan Kekerasan seksual
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penerapan Sanksi Tindakan Kebiri Kimia, Pelaku Kejahatan Kekerasan seksual |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Perpus FH |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 03:03 |
| Last Modified: | 19 Dec 2025 03:03 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42362 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
