Elda Maharani Saputra, Nabila (2025) IMPLEMENTASI CONTEXTUALITY, PADA PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH DI KAWASAN OUDSTADT KOTA LAMA SEMARANG. Masters thesis, UNDIP.
|
Text
TESIS-Nabila-Cover.pdf - Submitted Version Download (30kB) |
|
|
Text
TESIS-Nabila-Abstrak.pdf - Submitted Version Download (14kB) |
|
|
Text
TESIS-Nabila-Lembar pengesahan.pdf - Submitted Version Download (10kB) |
|
|
Text
TESIS-Nabila-Bab 1.pdf - Submitted Version Download (188kB) |
|
|
Text
TESIS-Nabila-Bab 2.pdf - Submitted Version Download (1MB) |
|
|
Text
TESIS-Nabila-Bab 3.pdf - Submitted Version Download (468kB) |
|
|
Text
TESIS-Nabila-Daftar pustaka.pdf - Submitted Version Download (210kB) |
Abstract
Implementasi pendekatan kontekstual dalam perencanaan arsitektur merupakan strategi efektif untuk menciptakan ruang publik yang tidak hanya fungsional dan estetis, tetapi juga memiliki keterikatan kuat terhadap karakter budaya dan lingkungan sekitarnya. Museum sejarah sebagai institusi yang memfasilitasi pembelajaran, pelestarian budaya, dan rekreasi,
perlu dirancang dengan pendekatan yang selaras dengan konteks kota tempatnya berada. Semarang, sebagai kota pesisir dengan warisan sejarah panjang, merupakan pusat interaksi multikultural yang terbentuk dari akulturasi berbagai etnis seperti Jawa, Tionghoa, Arab, dan Belanda.
Keberagaman ini tercermin dalam lanskap kota, gaya arsitektur, serta dinamika sosialnya menjadikan Semarang sebagai lokasi yang tepat untuk menghadirkan museum sejarah yang merepresentasikan identitas kolektif masyarakatnya. Penelitian ini bertujuan untuk merancang Museum sejarah Kota Lama Semarang dengan pendekatan kontekstual yang
mempertimbangkan aspek historis, sosial, budaya, dan visual kawasan. Metode yang digunakan mencakup analisis tapak dan karakter kawasan, kajian literatur arsitektur kontekstual, serta eksplorasi bentuk dan elemen desain yang merespons secara langsung terhadap lingkungan fisik maupun budaya. Proses perancangan dilakukan secara bertahap mulai dari
identifikasi potensi kawasan, penentuan konsep dasar, hingga
pengembangan desain akhir yang merepresentasikan nilai-nilai lokal dalam ekspresi arsitektur yang kontemporer. Hasil dari penelitian ini adalah desain museum yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang pamer, tetapi juga sebagai ruang interaksi publik yang mendukung keterlibatan masyarakat dan memperkuat identitas lokal. Desain fasad dirancang secara berkesinambungan dan harmonis dengan lingkungan sekitarnya, menggunakan material, ritme, dan skala yang merespons konteks visual
kawasan secara sensitif. Pendekatan ini menciptakan hubungan yang menyatu antara bangunan dan tapaknya, sehingga museum hadir sebagai bagian yang tumbuh alami dari lingkungannya, bukan sebagai entitas yang terpisah. Pendekatan kontekstual dalam penelitian ini menunjukkan 2 kapasitasnya untuk menjawab kebutuhan ruang yang fungsional sekaligus
bermakna secara kultural. Melalui penerapannya, rancangan museum mampu memperkuat keterhubungan antara arsitektur dan identitas tempat, sehingga menghasilkan desain yang relevan, berkelanjutan, dan berkontribusi terhadap kualitas ruang kota secara menyeluruh.
Kata kunci : Kontekstualisme Arsitektur, Museum Sejarah, Identitas Kota
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Subjects: | Engineering > Architecture Engineering |
| Divisions: | Faculty of Engineering > Master Program in Architecture |
| Depositing User: | Magister Arsitektur |
| Date Deposited: | 19 Dec 2025 02:46 |
| Last Modified: | 28 Jan 2026 03:46 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42360 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
