Search for collections on Undip Repository

HUBUNGAN KADAR VITAMIN D SERUM DENGAN STATUS INFLAMASI DAN KAPASITAS FUNGSIONAL PADA PASIEN KANKER SERVIKS YANG MENJALANI KEMOTERAPI : Kajian terhadap Kadar Interleukin-6 dan Uji Kekuatan Genggam Tangan

Ongkodjojo, Evelyn and Muis, Siti Fatimah and Christianto, Febe (2025) HUBUNGAN KADAR VITAMIN D SERUM DENGAN STATUS INFLAMASI DAN KAPASITAS FUNGSIONAL PADA PASIEN KANKER SERVIKS YANG MENJALANI KEMOTERAPI : Kajian terhadap Kadar Interleukin-6 dan Uji Kekuatan Genggam Tangan. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK-TESIS] Text (ABSTRAK-TESIS)
EVELYN ONGKODJOJO-22041822310001-TESIS-ABSTRAK.pdf

Download (178kB)

Abstract

Latar Belakang: Pada pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi, inflamasi sistemik dan efek sitotoksik terapi berpotensi memperberat kehilangan massa otot dan menurunkan kapasitas fungsional. Vitamin D diketahui memiliki efek imunomodulator dan antiinflamasi melalui penurunan sitokin proinflamasi seperti Interleukin-6 (IL-6) serta berperan dalam homeostasis otot. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kadar vitamin D serum dengan status inflamasi (IL-6) dan kapasitas fungsional pada pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi.
Metode Penelitian: Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional terhadap 57 pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi di RSUP dr. Kariadi Semarang periode Maret–Agustus 2025. Kadar vitamin D serum dan IL-6 diukur menggunakan metode immunoassay, sedangkan kapasitas
fungsional dinilai melalui uji kekuatan genggam tangan dengan handgrip dynamometer. Analisis statistik menggunakan uji korelasi Spearman dan Pearson dengan tingkat kemaknaan p ≤ 0,05.
Hasil: Sebagian besar subjek berusia 40–49 tahun (49%) dengan jenis histopatologi tersering squamous cell carcinoma (72%). Defisiensi vitamin D ditemukan pada 61% subjek dengan rerata kadar 18,38 ± 7,04 ng/mL. Tidak terdapat hubungan bermakna antara kadar vitamin D serum dengan IL-6 (r = –0,041; p = 0,762), maupun dengan kapasitas fungsional (r = –0,044; p = 0,746).
Sebaliknya, kadar IL-6 berkorelasi negatif bermakna dengan kapasitas fungsional (r = –0,335; p = 0,011).
Simpulan: Peningkatan kadar IL-6 berhubungan dengan penurunan kapasitas fungsional walaupun kadar vitamin D serum tidak berhubungan secara bermakna dengan status inflamasi maupun kapasitas fungsional pada pasien kanker serviks yang menjalani kemoterapi.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Vitamin D, Inflamasi, Kapasitas Fungsional, Kanker
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 18 Dec 2025 04:26
Last Modified: 18 Dec 2025 04:26
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42315

Actions (login required)

View Item View Item