Search for collections on Undip Repository

PERBANDINGAN EKSPRESI IMUNOSITOKIMIA ENZIM AROMATASE P450 SEL ENDOMETRIAL EUTOPIC DARAH HAID PADA PASIEN ENDOMETRIOMA YANG KAMBUH DAN TIDAK KAMBUH

Syoufana, Rizky Syahriar and Trisetiyono, Yuli (2025) PERBANDINGAN EKSPRESI IMUNOSITOKIMIA ENZIM AROMATASE P450 SEL ENDOMETRIAL EUTOPIC DARAH HAID PADA PASIEN ENDOMETRIOMA YANG KAMBUH DAN TIDAK KAMBUH. Masters thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of Abstrak] Text (Abstrak)
Abstrak - Perbandingan Ekspresi Imunositokimia Enzim Aromatase P450 Sel Endometrial Eutopic Darah Haid Pada Pasien Endometrioma Yang Kambuh Dan Tidak Kambuh.pdf

Download (115kB)

Abstract

Latar Belakang: Endometriosis merupakan penyakit ginekologi kronik yang bersifat estrogen-dependent dengan
angka kekambuhan yang tinggi pasca pembedahan. Salah satu mekanisme penting yang berperan adalah
peningkatan produksi estrogen lokal melalui aktivitas enzim aromatase P450. Pemeriksaan kekambuhan hingga
saat ini masih bergantung pada metode invasif, sehingga diperlukan biomarker non-invasif, salah satunya melalui
analisis darah haid.
Tujuan: Mengetahui perbedaan ekspresi imunositokimia enzim aromatase P450 pada sel endometrial eutopik
darah haid antara pasien endometrioma yang kambuh dan tidak kambuh.
Metode: Penelitian observasional analitik dengan desain kasus-kontrol melibatkan 40 pasien endometrioma,
terdiri dari 20 pasien kambuh dan 20 tidak kambuh. Sampel darah haid diperiksa menggunakan imunositokimia
aromatase P450 dan dikategorikan menjadi negatif, positif 1, positif 2, dan positif 3. Analisis bivariat dilakukan
dengan uji Chi-square dan dilanjutkan dengan analisis risiko menggunakan odds ratio.
Hasil: Ekspresi aromatase P450 positif ditemukan pada 29 pasien (72,5%), dengan distribusi positif 1 sebesar
40,0%, positif 2 sebesar 25,0%, dan positif 3 sebesar 7,5%. Pada kelompok kambuh, 19 pasien (95%)
menunjukkan ekspresi aromatase positif, sedangkan pada kelompok tidak kambuh hanya 10 pasien (50%). Uji
Chi-square menunjukkan hubungan bermakna antara ekspresi aromatase P450 dan kekambuhan endometriosis (χ²
= 10,157; p = 0,001). Pasien dengan ekspresi aromatase P450 positif memiliki risiko kekambuhan 19 kali lebih
besar dibandingkan pasien dengan ekspresi negatif (OR = 19,0; 95% CI = 2,119–170,383).
Kesimpulan: Ekspresi imunositokimia aromatase P450 pada sel endometrial eutopik darah haid berhubungan
signifikan dengan kekambuhan endometrioma dan berpotensi sebagai biomarker non-invasif untuk prediksi dan
pemantauan kekambuhan endometriosis
Kata kunci: Endometriosis, Endometrioma, Aromatase P450, Darah Haid

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Endometriosis, Endometrioma, Aromatase P450, Darah Haid
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Master Program of Specialist Medical
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 22 Dec 2025 06:22
Last Modified: 22 Dec 2025 06:22
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42289

Actions (login required)

View Item View Item