Karisoh, Ineztasya Sabrina and Suteki, Suteki and Wijaningsih, Dyah (2025) PENANGANAN KASUS KEKERASAN DALAM PERILAKU PACARAN OLEH KEPOLISIAN. _002 Humas 2025. Undergraduate thesis, Fakultas Hukum Universitas Diponegoro.
|
Text
Ineztasya Sabrina Karisoh_COVER.pdf Restricted to Repository staff only Download (565kB) |
|
|
Text
Ineztasya Sabrina Karisoh_ABSTRAK.pdf Download (37kB) |
|
|
Text
Ineztasya Sabrina Karisoh_BAB I.pdf Restricted to Repository staff only Download (199kB) |
|
|
Text
Ineztasya Sabrina Karisoh_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (354kB) |
|
|
Text
Ineztasya Sabrina Karisoh_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (518kB) |
|
|
Text
Ineztasya Sabrina Karisoh_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (73kB) |
|
|
Text
Ineztasya Sabrina Karisoh_DAFPUS.pdf Download (199kB) |
|
|
Text
Ineztasya Sabrina Karisoh_LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (443kB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya kasus kekerasan dalam pacaran yang belum tertangani secara efektif. Permasalahan yang dikaji meliputi faktor-faktor penyebab kekerasan dalam perilaku pacaran serta model penanganan oleh kepolisian.
Metode yang digunakan adalah socio-legal non-doktrinal dengan pendekatan kualitatif melalui data primer dari wawancara serta data sekunder dari regulasi dan literatur terkait. Meskipun kekerasan dalam pacaran (KDP) tidak diatur secara khusus dalam peraturan perundang-undangan, tindakan tersebut dapat menimbulkan konsekuensi pidana maupun tindakan melawan hukum, sehingga dapat dikenai ketentuan dalam KUHP dan Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekerasan dalam pacaran dipengaruhi oleh faktor individu, respon korban, ketimpangan relasi kuasa, serta budaya sosial yang masih mentoleransi kekerasan. Penanganan kepolisian bersifat restoratif dan memiliki prosedur jelas, namun implementasinya masih terhambat oleh minimnya pelaporan, tingginya beban perkara, dan keterbatasan pemahaman aparat.
Penelitian ini merekomendasikan agar implementasi penanganan kasus kekerasan dalam perilaku pacaran berbasis victimcentered approach, responsif gender, trauma-informed policing, dan perlindungan hukum proaktif untuk memberikan penanganan dan pemulihan yang lebih komprehensif bagi korban.
Kata kunci: Penanganan, Kekerasan, Perilaku Pacaran, Korban, Hukum
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penanganan, Kekerasan, Perilaku Pacaran, Korban, Hukum |
| Subjects: | Law |
| Divisions: | Faculty of Law > Department of Law |
| Depositing User: | Mr Perpus FH1 |
| Date Deposited: | 17 Dec 2025 07:23 |
| Last Modified: | 17 Dec 2025 07:23 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42266 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
