Search for collections on Undip Repository

Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Manifestasi Panas Bumi Area Sempor Kebumen Menggunakan Metode Resistivitas Konfigurasi Wenner 2D dan Schlumberger 1D

HAQ, Leyla Rahma Nidaa’ul (2026) Identifikasi Struktur Bawah Permukaan Manifestasi Panas Bumi Area Sempor Kebumen Menggunakan Metode Resistivitas Konfigurasi Wenner 2D dan Schlumberger 1D. Undergraduate thesis, UNDIP: Fakultas Sains dan Matematika.

[thumbnail of 1. Cover.pdf] Text
1. Cover.pdf

Download (222kB)
[thumbnail of 3. Pernyataan Orisinalitas.pdf] Text
3. Pernyataan Orisinalitas.pdf

Download (531kB)
[thumbnail of 4. Lembar Pengesahan Skripsi.pdf] Text
4. Lembar Pengesahan Skripsi.pdf

Download (568kB)
[thumbnail of 6. Kata Pengantar.pdf] Text
6. Kata Pengantar.pdf

Download (241kB)
[thumbnail of 7. Daftar Isi.pdf] Text
7. Daftar Isi.pdf

Download (256kB)
[thumbnail of 8. Abstrak.pdf] Text
8. Abstrak.pdf

Download (210kB)
[thumbnail of 9. Abstract.pdf] Text
9. Abstract.pdf

Download (205kB)
[thumbnail of 10. BAB I.pdf] Text
10. BAB I.pdf

Download (266kB)
[thumbnail of 15. Daftar Pustaka.pdf] Text
15. Daftar Pustaka.pdf

Download (227kB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi struktur bawah permukaan daerah mata air hangat Kalianget Sempor, Kabupaten Kebumen, serta menentukan jalur aliran air tanah dan fluida panas berdasarkan distribusi nilai resistivitas. Metode
yang digunakan adalah metode geolistrik resistivitas konfigurasi Wenner 2D dengan data sekunder dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN). Data kuat arus dan beda potensial diolah menggunakan Microsoft Excel untuk menghitung faktor geometri dan resistivitas, kemudian diproses menggunakan perangkat lunak RES2DINV guna menghasilkan penampang resistivitas dua dimensi. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa litologi bawah permukaan lintasan A dan B tersusun oleh lempung, tuf, batupasir, breksi vulkanik, serta batuan vulkanik padat (andesit) yang merepresentasikan Formasi Waturanda dan Formasi Penosogan. Nilai resistivitas berkisar antara 18 hingga >13.000 Ω·m dengan empat zona utama, yaitu zona konduktif rendah yang diinterpretasikan sebagai lapisan lempung jenuh
air atau hasil alterasi hidrotermal, zona menengah yang dihubungkan dengan breksi vulkanik lapuk dan pasir berlempung, serta zona resistif tinggi hingga sangat tinggi
yang menunjukkan batuan andesit segar atau breksi tersemen kuat. Dua zona akuifer utama teridentifikasi pada kedalaman 10 - 25 meter dan 10 - 20 meter, berfungsi sebagai jalur sirkulasi fluida panas. Pola resistivitas vertikal yang tegak menunjukkan adanya rekahan atau patahan yang menjadi jalur naiknya fluida
hidrotermal. Berdasarkan hasil tersebut, sistem panas bumi di Sempor dikategorikan sebagai sistem panas bumi non-vulkanik tipe patahan yang konsisten Kuarterner dengan kemungkinan pengaruh panas dari intrusi tua.
Kata kunci: resistivitas, Wenner 2D, geolistrik, hidrotermal, Sempor

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Subjects: Sciences and Mathemathic
Divisions: Faculty of Science and Mathematics > Department of Physics
Depositing User: Yemima Laras Sekarsari
Date Deposited: 16 Dec 2025 11:14
Last Modified: 16 Dec 2025 11:14
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42246

Actions (login required)

View Item View Item