ALMAIDA, NISRINA (2025) DETERMINAN PERILAKU MENSTRUAL HYGIENE PADA REMAJA PUTRI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BUGANGAN. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.
|
Text
REPO NISRINA ALMAIDA EDIT.pdf - Published Version Download (503kB) |
Abstract
Menstrual hygiene merupakan hal yang penting dan perlu dijaga untuk mencegah terjadinya infeksi, salah satunya adalah Infeksi Saluran Kemih (ISK). Di Kota Semarang, kasus ISK paling banyak terjadi pada perempuan usia 15-19 tahun sebanyak 1.216 kasus di tahun 2023. Kecamatan Semarang Timur memiliki prevalensi ISK tertinggi sebesar 6,21% dengan Puskesmas Bugangan memiliki prevalensi ISK tertinggi sebanyak 4%. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan perilaku menstrual hygiene pada remaja putri di wilayah kerja Puskesmas Bugangan. Penelitian merupakan penelitian kuantitatif dengan menggunakan desain cross-sectional. Populasi penelitian ini adalah remaja putri usia 15-19 tahun dan berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Bugangan. Sampel dipilih secara proportional random sampling sebanyak 88 remaja putri sebagai responden. Data dikumpulkan melalui angket dan dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square dan fisher exact pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa responden dengan perilaku menstrual hygiene yang baik (52,3%) lebih banyak daripada responden memiliki perilaku menstrual hygiene yang kurang baik (47,7%). Hasil penelitian didapatkan variabel yang berhubungan dengan perilaku menstrual hygiene adalah pengetahuan mengenai menstrual hygiene (p-value = 0,016), sikap mengenai menstrual hygiene (p-value = 0,000), ketersediaan fasilitas penunjang menstrual hygiene di rumah (p-value = 0,005), aksesibilitas informasi mengenai menstrual hygiene (p-value = 0,010), sikap dan perilaku keluarga (p-value = 0,000), dan sikap dan perilaku teman sebaya (p-value = 0,001). Sedangkan, variabel yang tidak berhubungan adalah usia (p-value = 0,897), usia menarche (p-value = 0,795), uang saku (p-value = 1,000), pendidikan (p-value = 0,651), dan sikap dan perilaku tenaga kesehatan puskesmas (p-value = 0,221). Hasil penelitian menyimpulkan bahwa variabel yang berhubungan signifikan dengan perilaku menstrual hygiene adalah pengetahuan mengenai menstrual hygiene, sikap mengenai menstrual hygiene, ketersediaan fasilitas penunjang menstrual hygiene di rumah, aksesibilitas informasi mengenai menstrual hygiene, sikap dan perilaku keluarga, dan sikap dan perilaku teman sebaya, sedangkan usia, usia menarche, uang saku, pendidikan, dan sikap dan perilaku tenaga kesehatan puskesmas tidak menunjukkan hubungan dengan perilaku menstrual hygiene.
Kata Kunci : menstrual hygiene, remaja putri, menstruasi
| Item Type: | Thesis (Undergraduate) |
|---|---|
| Subjects: | Public Health |
| Divisions: | Faculty of Public Health > Department of Public Health |
| Depositing User: | endah nurkhayati |
| Date Deposited: | 16 Dec 2025 07:08 |
| Last Modified: | 02 Jan 2026 01:45 |
| URI: | https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42233 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
