Search for collections on Undip Repository

Potensi Antibakterial Moringa oleifera Silver Nanoparticles (MO-AgNPs) pada Infeksi Luka Bedah oleh Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Tikus Wistar

Pratama, Fadillah Sherly and Firmanti, Stefani Candra and Antari, Arlita Leniseptaria (2025) Potensi Antibakterial Moringa oleifera Silver Nanoparticles (MO-AgNPs) pada Infeksi Luka Bedah oleh Methicillin Resistant Staphylococcus aureus pada Tikus Wistar. Undergraduate thesis, Universitas Diponegoro.

[thumbnail of ABSTRAK] Text (ABSTRAK)
Abstrak KTI.pdf

Download (308kB)

Abstract

Latar Belakang : Infeksi Daerah Operasi (IDO) menjadi penyebab utama morbiditas dan mortalitas pada Healthcare-associated infections (HAIs), terutama akibat Staphylococcus aureus yang resisten terhadap antibiotik yakni MRSA. Moringa oleifera memiliki potensi antibakteri alami, namun efektivitasnya masih terbatas. Kombinasi M. oleifera dengan nanopartikel perak (AgNPs) diharapkan meningkatkan aktivitas antibakteri terhadap MRSA pada infeksi luka bedah.
Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis potensi antibakterial ekstrak Moringa oleifera Silver Nanoparticles (MO-AgNPs) pada infeksi luka bedah akibat MRSA yang ditinjau dari diameter luka, pertumbuhan bakteri, dan histopatologi luka (re-epitelisasi jaringan, pertumbuhan serat kolagen, dan jaringan granulasi).
Metode : Penelitian ini merupakan true experimental post test only with control group design. Jumlah sampel penelitian sebanyak 25 ekor tikus wistar jantan, dibagi menjadi 5 kelompok perlakuan. Variabel bebas berupa MO-AgNPs dosis 100%, 50%, dan 25%, sedangkan variabel terikat berupa diameter luka bedah, pertumbuhan bakteri, dan gambaran histopatologi luka yang terdiri atas re-epitelisasi jaringan, pertumbuhan serat kolagen, serta jaringan granulasi. Analisis data menggunakan uji normalitas yang dilanjutkan dengan uji ANOVA atau Kruskal-Wallis.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian MO-AgNP pada berbagai dosis (100%, 50%, dan 25%) tidak menghasilkan perbedaan yang bermakna terhadap diameter luka maupun jumlah koloni bakteri bila dibandingkan dengan kelompok kontrol positif dan kontrol negatif (p > 0,05). Namun, pada parameter histopatologi, ditemukan perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan dan kontrol (p < 0,05). MO-AgNP dosis 100% menunjukkan tingkat re-epitelisasi yang lebih baik, peningkatan pembentukan serat kolagen, serta granulasi jaringan yang lebih matang dibandingkan kelompok lainnya.
Kesimpulan : Meskipun MO-AgNP tidak memberikan perbedaan signifikan terhadap diameter luka dan jumlah koloni bakteri, MOAgNP menunjukkan efek signifikan pada perbaikan histopatologi luka bedah terinfeksi MRSA. Di antara seluruh kelompok perlakuan, MO-AgNP dosis 100% memberikan respons histologis terbaik, sehingga memiliki potensi sebagai agen alternatif dalam penyembuhan luka bedah terinfeksi MRSA.
Kata Kunci : Luka bedah, Moringa oleifera Silver Nanoparticles, MRSA, jumlah koloni bakteri, histopatologi.

Item Type: Thesis (Undergraduate)
Uncontrolled Keywords: Luka bedah, Moringa oleifera Silver Nanoparticles, MRSA, jumlah koloni bakteri, histopatologi
Subjects: Medicine
Divisions: Faculty of Medicine > Department of Medicine
Depositing User: Upload Mandiri FK
Date Deposited: 17 Dec 2025 02:36
Last Modified: 17 Dec 2025 02:36
URI: https://eprints2.undip.ac.id/id/eprint/42225

Actions (login required)

View Item View Item